Situs Karangkamulyan menjadi destinasi menarik saat perjalanan mudik Anda. Terletak di antara jalur Bandung dan Pangandaran, objek wisata ini bisa ditemui saat Anda melintasi jalur selatan Pulau Jawa.
Saya pun berkunjung ke tempat ini saat melakukan liputan jalur mudik, Rabu (8/8/2012). Dari luarnya, terpampang tulisan 'Objek Wisata Budaya Ciungwanara Karangkamulyan Kab Ciamis' yang menandakan tempat ini sebagai objek wisata. Memang, jika tidak teliti, Anda akan mengira tempat ini sebagai tempat beristirahat dengan banyak warung-warung makan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Situs ini dilindungi oleh Dinas Kepurbakalaan. Jadi tempat-tempat di dalamnya tidak ada yang diubah atau ditambah. Apa yang kita lihat masih sama seperti aslinya," ujar Agus menjelaskan.
Sekitar abad ke-8, berdirilah Kerajaan Galuh di tempat ini. Saat itu Raja Galuh memiliki dua orang anak yang bernama Hariangbanga dan Ciungawanara. Kedua anak inilah yang menjadi cikal bakal berdirinya Kerajaan Padjajaran dan Majapahit.
Dalam sejarahnya, Kerajaan Galuh pernah ditundukan oleh Patih Bondan yang gemar melakukan sabung ayam. Ciungwanara berhasil mengalahkan ayam milik Patih Bondan dengan ayam miliknya yang bernama Jalak Harupat. Konon, Jalak Harupat bukanlah ayam biasa dan memiliki kekuatan yang sakti. Setelah itu, Ciungwanara pun membangun Kerajaan Galuh dan memiliki keturunan yang bernama Prabu Siliwangi yang kelak memimpin Kerajaan Pajajaran.
"Dua anak itu pun hidup berpisah, Ciungwanara mendirikan Kerajaan Pajajaran dan Hariangbanga mendirikan Kerajaan Majapahit. Kedua kerajaan itu dipisahkan oleh Sungai Cipamali yang ada di wilayah Brebes," terang Agus
Ada sejarah panjang yang saya dapatkan di sini. Saat memasuki situsnya, ada jalan panjang dengan pohon-pohon bambu di sekelilingnya. Saya pun terkejut saat membaca papan penjelasan di pinggir jalan ini. Ternyata saya sedang berada di jalan penghubung antara Kerajaan Pajajaran dan Kerajaan Majapahit. Wow!
"Luas tempat ini sekitar 25 hektar. Memang, tidak ada bangunan megah di sini, yang tersisa hanya bebatuan yang menjadi fondasi dan tempat-tempat lainnya," kata Agus yang menjawab rasa penasaran saya.
Di dalam situsnya juga ada banyak papan-papan yang berisi penjelasan tentang situs ini. Di Karangkamulyan tedapat sembilan lokasi bersejarah, seperti singasana raja, gudang senjata, tempat sabung ayam, sumur, dan masih banyak lagi.
Salah satu tempat favorit yang sering dikunjungi adalah sumur. Di sumurnya terdapat air yang bersih dan dianggap dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Tak heran, banyak wisatawan yang lalu lalang di tempat ini dengan keadaan muka dan rambut yang basah.
Terlepas dari itu, objek wisata ini memang menarik untuk dikunjungi. Banyak sejarah lainnya yang dapat Anda temukan di sini. Situs Karangkamulyan juga memiliki udara yang sejuk dan pepohonan yang rindang. Ada juga monyet-monyet yang jinak dan jenaka di sekitar situsnya.
Jika kelelahan saat mudik di jalur selatan, Situs Karangkamulyan mungkin bisa jadi tempat persinggahan Anda. Suasana segar dan sejuk, bisa memulihkan kondisi badan, sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.
(aff/fay)












































Komentar Terbanyak
Bandara Mencekam, Penumpang Panik-Ketakutan Saat Bos Kartel Tewas
Masjid Jamkaran dan Bendera Merah Balas Dendam
Menhub Usulkan Masjid di Jalur Arus Lebaran Jadi Rest Area Pemudik