Cara Asyik Menyusuri Kota Tua
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Jakarta

Cara Asyik Menyusuri Kota Tua

- detikTravel
Kamis, 30 Agu 2012 13:48 WIB
Cara Asyik Menyusuri Kota Tua
Lapangan di depan Museum Fatahillah (Shafa/ detikTravel)
Jakarta - Kota Tua yang terletak di Jakarta Barat selalu ramai oleh wisatawan. Sejarah tentu jadi daya tarik utamanya. Tapi alih-alih membosankan, wisata sejarah di Kota Tua Jakarta bisa jadi sangat mengasyikkan!

"Tak mungkin orang dapat mencintai negeri dan bangsanya, kalau orang tak mengenal kertas-kertas tentangnya. Kalau dia tak mengenal sejarahnya." Itulah salah satu kutipan terkenal dari sastrawan Pramoedya Ananta Toer dalam bukunya, Jejak Langkah. Tapi, banyak orang menganggap pelajaran sejarah sangat membosankan atau bikin ngantuk!

Padahal ada ajang belajar sejarah dengan cara yang lebih asyik: berwisata! Akan sangat menyenangkan kalau Anda wisata sejarah dengan berkunjung langsung ke tempat-tempat bernilai historis. Asep Kambali, Founder Komunitas Historia Indonesia (KHI) juga menekankan hal itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan berkunjung langsung, ilmunya lebih meresap karena proses empiris. Mereka (masyarakat-red) akan lebih mengingat sejarah," kata Asep saat dihubungi detikTravel, Kamis (30/8/2012).

Wisata sejarah di Jakarta tergabung dalam Jakarta Heritage Trails. Kawasan Kota Tua adalah lokasi favorit untuk wisata ini. Museumnya banyak, bangunan khas Belanda tersebar di banyak tempat, juga atmosfer zaman kolonial yang masih kental.

Sepeda onthel adalah salah satu opsi untuk berkeliling. Dengan Rp 25.000 per jam, Anda bisa menyewa sepeda warna-warni dengan topi lebar khas noni Belanda. Opsi menarik lainnya adalah ikut tur jelajah Kota Tua. KHI adalah salah satu komunitas yang menggelar wisata tersebut.

"Wisata Kota Tua sudah ada sejak 2005. Peminatnya tak pernah surut. Sebelumnya ada Wisata Kampung Tua, kerjasama dengan Museum Sejarah Jakarta. Ada banyak tur termasuk Jakarta Night Trail," tutur lulusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini.

Jakarta Night Trail adalah salah satu cara asyik menyusuri Kota Tua. Bayangkan saja, Anda akan dibawa menyusuri museum-museum dan beberapa ikon Kota Tua. Jangan kira museum ini tutup kalau malam ya. KHI bisa membuat beberapa museum buka di malam hari!

"KHI bisa minta beberapa museum untuk buka malam hari. Misalnya, Museum Mandiri," jelas Asep.

Baik berjalan kaki ataupun mengayuh sepeda, Anda akan dibawa menyusuri lapangan di depan Museum Fatahillah, Groote Kanaal, Jembatan Kota Intan, Terminal Kota Tua, Gedung Cipta Niaga, Pelabuhan Sunda Kelapa, Menara Syahbandar, Museum Maritim, hingga Pasar Ikan Muara Angke.

Asyiknya lagi, Anda akan bertemu dengan banyak teman baru dengan ketertarikan yang sama. Tur ini bisa diikuti oleh semua umur, baik anak-anak sampai orang tua. Ikuti saja Public Event yang hampir tiap minggu digelar oleh KHI. Anda tak perlu bayar sepeser pun untuk tur ini!

Kalau Anda ingin tur privat bersama keluarga atau kerabat, bisa juga memesan tur lengkap dengan pemandunya. KHI punya sekitar 300 volunteer yang siaga mendampingi wisata sejarah.

Sepanjang Jakarta Night Trail, Anda juga bisa wisata kuliner khas Jakarta. Makan ketoprak atau gado-gado di malam hari, juga kerak telor sebagai menu sarapan. Wisata sejarah Kota Tua akan makin asyik!

(sst/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads