Saat berlibur ke Hong Kong, mencicipi dimsum adalah wajib hukumnya. Tak perlu kuatir masalah halal, di Islamic Centre Hong Kong ada satu-satunya kantin yang menyediakan dimsum halal. Super Lezat!
detikTravel sempat mencicip beragam dimsum saat berkunjung ke sana bersama undangan Hong Kong Tourism Board minggu lalu. Makan siang jadi salah satu waktu tersibuk dan teramai di Osman Ramju Sadick Islamic Centre, Wanchai, Hong Kong. Orang Pakistan, China muslim, dan Indonesia terlihat sedang asyik menyantap makan siang di sana. Namun ternyata, hari itu bukanlah waktu paling ramai.
"Minggu siang hingga sore adalah waktu paling penuh dan kami jadi sangat sibuk," ujar pemilik Islamic Centre Canteen, Jaman Markar, saat berbincang dengan detikTravel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usaha Jaman Markar dimulai sejak tahun 2005. Markar yang seorang China-India muslim bertekad membangun kantin dengan dimsum halal yang rasanya tak kalah lezat dibanding dimsum lainnya. Hasilnya tidak sia-sia, dimsumnya sudah terkenal ke seluruh penjuru Hong Kong. Sampai-sampai Carolus, pemandu detikTravel dan rombongan hari itu, mengakui kelezatan dimsum di sana.
Saat menu sudah tersaji lengkap di meja, detikTravel tak membuang waktu dan segera mencicip hakau. Benar saja, rasanya sungguh gurih, lebih lezat dari hakau yang pernah dicoba di manapun. Siomay ayamnya pun sangat kaya rasa. Yang wajib jadi pendamping dimsum saat makan di sini adalah nasi goreng ikan asin. Nyammmm!
Sayur segar seperti bok choi tumis bawang putih menjadi pelengkap asupan serat yang gurih. Jangan lupa mencicip makanan penutup seperti kue jagung yang manis terbuat dari hun kwe. Selain kelezatannya, kantin ini kerap dipadati pengunjung karena harganya yang sangat murah.
Untuk satu jenis dimsum, harga yang ditawarkan berkisar dari HKD 11-17 (Rp 13.000-Rp 21.000). Satu piring nasi goreng lezat hanya dihargai HKD 32 (Rp 40.000). Sedangkan jika di restoran lainnya, satu menu seperti nasi goreng bisa dihargai HKD 40-60 (Rp 50.000-Rp 75.000).
(shf/fay)












































Komentar Terbanyak
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
3 Hari Festival Songkran, 95 Orang Meninggal