Berwisata di Bangkok memang penuh variasi. Selain terkenal dengan wisata belanja dan hiburan malamnya, Bangkok juga menyajikan wisata kuliner dengan pengalaman yang aduhai. Salah satunya ialah wisata santap saji di atas kapal pesiar sembari mengitari Sungai Chao Phraya.
Chao Phraya merupakan sungai besar yang membelah ibukota Thailand. Di sana, kita dapat santap saji diiringi live music sambil menikmati pemandangan lampu-lampu kota yang terpancar dari pencakar langit di Bangkok. Tidak hanya itu, beberapa vihara dan pagoda yang disinari lampu juga dapat kita rasakan sembari menyantap hidangan khas Thailand.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga yang ditawarkan memang sedikit mahal, satu orang harus merogoh kocek sekitar 1.000 sampai 1.500 Baht (sekitar Rp 300 ribu-450 ribu). Kita pun dapat merasakan pengalaman makan di atas sungai dengan waktu sekitar 2 jam, sambil ditemani biduan.
Untuk urusan musik, pengunjung pun dapat memesan lagu sesuai selera. Hebatnya penyanyi tersebut dapat bernyanyi dengan bahasa Mandarin, Indonesia, Inggris, bahkan lagu dari Timur Tengah pun dia bisa!
Untuk hidangan, terdapat beberapa menu yang disajikan secara prasmanan. Bagi yang memiliki nafsu makan besar, tempat ini sangat cocok untuk memakan segala hidangan khas Thailand ataupun hidangan internasional lainnya. Seperti biasanya, Tom Yam merupakan menu favorit di restoran berlayar ini.
Selain Tom Yam, hidangan laut seperti udang, ikan dan cumi juga tersaji dan kita bebas mengambil sesuka hati. Biasanya para turis bersantap saji ditemani dengan sebotol wine berkualitas. Untuk wine, kita harus merogoh kocek lagi karena tidak termasuk dalam paket prasmanan.
Suasana pun semakin seru ketika kapal melewati Rama IV Bridge. Sekilas, jembatan itu mirip dengan Jembatan Suramadu. Ciri khasnya ada sebuah tugu berwarna emas dan ditopang dengan kabel baja persis seperti Suramadu.
Jepret! Jepret! Para turis asyik memotret jembatan megah itu saat melewatinya. Selain jembatan Rama, para turis juga dapat berfoto dengan latar belakang kuil Wat Arun yang dihiasai lampu kuning.
Bagi yang ingin berkunjung kesana, kita harus menuju River City untuk membeli tiket terlebih dahulu. Terdapat beberapa pilihan angkutan umum menuju River City seperti bus, kereta ataupun taksi dan dapat ditempuh sekitar 90 menit dari Bandara Suvarnabhumi.
(fay/sst)












































Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Viral 'Tembok Ratapan Solo', Politisi PSI: Bukti Jokowi Dicintai
Bandara Mencekam, Penumpang Panik-Ketakutan Saat Bos Kartel Tewas