Hah? Wanita di Desa Ini Hidungnya Tertutup Semua!

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Hah? Wanita di Desa Ini Hidungnya Tertutup Semua!

Putri Rizqi Hernasari - detikTravel
Selasa, 02 Okt 2012 12:12 WIB
Hah? Wanita di Desa Ini Hidungnya Tertutup Semua!
Wanita Apatani (tobyadamson.blogspot.com)
Arunachal Pradesh - Mungkin tak pernah terbayangkan di benak Anda, hidup dengan lubang hidung tertutup. Tapi, lain halnya kalau Anda datang ke pemukiman suku Apatani di Arunachal Pradesh, India. Seluruh wanita di sana lubang hidungnya ditutup!

Ada saja tradisi unik yang dimiliki setiap daerah di dunia ini, mulai dari tradisi memanjangkan daun telinga oleh suku Dayak di Indonesia, pemanjangan bibir oleh suku Mursi di Ethiopia, hingga yang tradisi penyumbatan lubang hidung oleh suku Apatani di India.

Untuk suku yang terakhir disebut mungkin belum pernah Anda dengar sebelumnya. Ini adalah sebuah suku yang tinggal di Lembah Subansiri Arunachal Pradesh, India.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suku ini menarik banyak perhatian turis karena memiliki tradisi unik yang mungkin tidak ditemukan di tempat lain. Kebanyakan wanita suku Apatani diharuskan menyumbat lubang hidungnya sejak kecil.

Mereka mengenakan sumbatan hidung yang disebut 'yaping hullo'. Tak hanya satu, tapi kedua lubang hidung mereka sama-sama disumbat! Waduh, kira-kira bagaimana cara mereka bernafas ya?

Ini adalah tradisi yang sudah turun temurun dilakukan, seperti yang diintip dari Oddity Central, Selasa (2/10/2012). Selain itu, para wanita Apatani juga menato garis horizontal dari bagian kening hingga pangkal hidung.

Sama seperti tradisi yang dilakukan wanita dari suku lain, wanita Apatani melakukan tradisi ini agar tidak menarik perhatian kaum lelaki dari suku lain. Terlebih lagi, wanita suku Apatani dianggap yang paling cantik di antara suku yang lain di Arunachal.

Sayangnya, tradisi ini mulai memudar di pertengahan abad ke-20. Banyak wanita Apatani perlahan meninggalkan tradisi ini. Meski begitu, wisatawan yang ingin melihat wanita dengan tradisi ini masih bisa menjumpainya langsung di pemukiman Apatani.

(ptr/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads