Banyak cara untuk membuat traveling menjadi lebih nikmat. Selain dengan berkunjung ke tempat yang paling diimpikan seumur hidup bersama pasangan, Anda juga bisa mencoba pengalaman lain, seperti menginap di resor yang unik. Misalnya dengan bermalam di Treebones Resort, California, Amerika Serikat.
Penginapan ini memang berada cukup jauh dari pusat kota. Adanya di tengah hutan belantara. Jika Anda berangkat dari Los Angeles, jaraknya sekitar 5 jam perjalanan. Sedangkan jika menempuhnya dari San Francisco, Anda bisa sampai di resor ini dalam waktu 4 jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jangan kaget jika Anda harus 'memanjat' pohon untuk bisa masuk ke kamar. Sebab memang inilah keunikan Treebones Resort, punya kamar di atas pohon, seperti yang detikTravel lihat dari situs resminya, Rabu (5/11/2012). Tidak hanya sampai di situ, kamar di atas pohon yang dimaksud adalah sarang burung. Nah lho...
Bentuk sarang ini melingkar dengan sebuah lubang besar di depannya. Dari luar, kamar ini terlihat layaknya sebuah sarang burung berukuran besar. Jika biasanya sarang burung dibangun dengan menggunakan ranting kering, maka tak ada bedanya dengan kamar ini.
Adalah Jayson Fann, sang arsitek Amerika yang menciptakan 'sarang burung' ini. Ide awalnya cukup sepele, dia hanya ingin tahu apa yang dilihat burung saat sedang bertengger di sarangnya. Kemudian ia ciptakan sebuah kamar yang menyerupai rumah burung itu.
Karena nantinya akan digunakan oleh manusia, 'sarang burung' ini sudah pasti didesain lebih bagus. Ranting pohon yang seharusnya hanya ada di kanan dan kiri saja, diubah menutupi kamar ini. Di dalam kamar, ada sebuah ranjang yang tidak terlalu besar, tapi cukup untuk dua orang. Tak ada furniture lain di kamar ini, selain ranjang tadi dan sebuah lampu.
Bisa dikatakan ide Jayson Fann sudah cukup berhasil. Ia membuat manusia mengetahui apa yang burung lihat selama ada di sarangnya: pemandangan alam nan indah. Kamar ini sengaja didesain menghadap ke arah lautan. Memang, kamar ini berada di tengah hutan. Tapi sang arsitek telah memangkas pohon yang bisa menganggu pemandangan tamunya untuk melihat birunya air di Samudera Pasifik.
Untuk bisa bertengger di 'sarang burung' ini, Anda harus mengeluarkan uang sebesar USD 110 (Rp 1.050.000). Tidak kecil memang untuk harga sebuah kamar yang minim fasilitas. Namun pengalaman dan pemandangannya yang menjanjikan mungkin bisa lebih mahal. Sayangnya, Treebones Resort baru memiliki beberapa kamar dengan bentuk unik ini.
Jika sudah datang jauh-jauh, tapi Anda tidak bisa menginap di 'sarang burung', tidak perlu khawatir. Treebones Resort masih punya kamar lainnya. Mau yang unik, ada kamar ala raja Mongolia di sini. Lengkap dengan ranjang mewah di dalam tenda putih yang besar. Harga per malamnya USD 219 (Rp 2.100.000).
Selain itu, ada juga tenda kemping yang bisa Anda sewa. Kamp di bukit yang langsung menghadap pantai, disediakan khusus untuk Anda. Permalamnya, tenda ini dihargai sebesar USD 189 (Rp 1.810.000).
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5