Sepasang suami istri bernama Steve dan Cindy Bowhay membeli area di kaki Gunung Thunder. Tahun 1984, pepohonan di daerah sana banyak yang tumbang karena longsor. Steve mengumpulkan pohon-pohon tumbang dan membuatnya menjadi menarik, demikian ditengok dari Amusing Planet, Jumat (14/12/2012).
Ia membalik pohon dan menjadikan akar sebagai tempat baru bagi tanaman lain. Di akar yang menjulang ke atas itulah, beragam tumbuhan bunga cantik ditanam. Pot alami ini dinamakan sebagai menara bunga. Di akar-akar tersebut tumbuhlah pohon begonia, funchia dan petunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dalam pembangunannya, Steve malah mengalami kegagalan. Pohon-pohon kembali tumbang dan tanah pun jadi berlumpur. Setengah frustasi, ia menjungkirbalikkan tanaman ke dalam lumpur selama beberapa waktu. Setelah bisa kembali berfikir jernih, ia pun kembali membuat menara bunga dari pohon-pohon tumbang tersebut.
Jika penasaran, Anda pun bisa datang ke Taman Glacier di Glacier Highway, Juneau, Alaska. Di sana, ada sekitar 100 pohon yang berdiri terbalik dan dipenuhi bunga-bunga cantik. Selain untuk wisatawan, taman ini juga sering didatangi calon pengantin untuk foto prewed.
Tak mengerti tanaman, Anda pun akan dipandu oleh pemandu wisata profesional yang akan menjelaskan segala mengenai yang ada di sana. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan mobil untuk berkeliling area yang lebih jauh. Ada juga jembatan panjang yang bisa diakses untuk Anda yang ingin melihat taman dari ketinggian.
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5