Traveling ke Myanmar niscaya kurang lengkap rasanya jika tidak menyambangi Pagoda Shwedagon di Kota Yangon. Tidak diketahui kapan Pagoda Shwedagon didirikan. Legenda menyatakan pagoda ini sudah ada sejak 2.600 tahun silam, sedangkan sejarawan menyatakan pagoda ini didirikan sekitar abad ke-6 sampai abad ke-10.
Pagoda yang masuk dalam daftar Yangon City Heritage ini menyimpan sejumlah relik suci umat Buddha. Banyak tokoh dunia yang pernah datang ke sini, seperti misalnya Menlu Amerika Serikat Hillary Clinton. detikTravel datang ke pagoda ini minggu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti pagoda-pagoda besar lainnya, Pagoda Shwedagon juga bertaburkan emas dan batu berharga lainnya. Tak kurang dari 5 ribu berlian dan 2 ribu rubi menghiasi pagoda tersebut. Luar biasa!
"Saya sengaja membawa kalian pada malam hari. Jika ke sini siang atau sore hari, biasanya masih amat padat. Jika sedang ramai-ramainya, bergerak pun sulit," kata Zaw Jar, pemandu detikTravel.
Selain jadi pusat peribadatan, Pagoda Shwedagon ternyata juga beberapa kali pernah menjadi arena politik. Pada tahun 1920, misalnya, ada protes dari pelajar terhadap kalangan elite dan penjajah. Disusul kemudian tahun 1946 ketika Jenderal Aung San menuntut kemerdekaan dari Inggris Raya di sini.
Pada tahun 1988 giliran Aung San Suu Kyi, putri dari Jenderal Aung San, yang memimpin massa berjumlah sekitar 500 ribu orang guna menuntut demokrasi dari rezim militer. Di tahun 2007 pun ada demonstrasi lain yang bertempat di area pagoda ini.
Jika lain kali ke Yangon, pastikan Pagoda Shwedagon ada dalam daftar kunjungan Anda. Nikmatilah kilau emas dan taburan batu permata di pagoda ini.
(fay/sst)












































Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
Viral 'Tembok Ratapan Solo', Politisi PSI: Bukti Jokowi Dicintai