Membawa keripik tempe atau keripik apel dari Kota Batu, Malang sudah biasa. Tapi siapa yang tahu kalau kota dingin di Jawa Timur ini juga punya oleh-oleh unik dan tak biasa yang wajib Anda beli. Apa saja ya?
Ketika menginjakkan kaki di Kota Batu, Jawa Timur, hal pertama yang mungkin Anda pikirkan adalah apel. Sebagian teman yang menitip oleh-oleh juga mungkin meminta dibawakan keripik tempe atau keripik apel.
Ya, kota ini memang dikenal dengan cinderamata tersebut. Tapi siapa sangka, masih ada oleh-oleh lain yang tak kalah unik dan pasti seru untuk dijadikan buah tangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbagai jenis barang dijual di sana. Ada keripik, kaos, hingga jenis kerajinan lain. Biasanya dibeli pengunjung sebagai buah tangan, tanda telah bertandang ke sana.
Tapi ada pemandangan tak biasa yang tertangkap mata. Salah satu kios terlihat memajang barang yang cukup mengerikan. Betapa tidak, di dinding tergantung puluhan potongan tangan, telinga, kaki hingga tangan yang berdarah-darah.
Sedikit ragu, kaki ini pun perlahan mendekati kios. Ternyata itu hanyalah gantungan kunci yang dibuat menyerupai potongan organ tubuh manusia.
Hebat benar sang seniman! Ia bisa membuat benda yang mirip dengan tubuh manusia lengkap dengan bercak darah. Rasa ngeri memang langsung menelusup begitu melihatnya.
Tak hanya gantungan kunci, ada juga potongan tubuh yang dibuat untuk asbak, contohnya asbak dengan bentuk kaki. Unik sekaligus mengerikan.
Selain suvenir ini, masih ada lagi oleh-oleh lucu yang dijual di Night Market BNS. Salah satunya adalah mainan dari karet. Ada yang berbentuk buaya, ada pula yang berbentuk telur bulat transparan.
Ini bukanlah mainan karet biasa. Coba Anda sentuh, terasa begitu lembek dan agak lengket. Biasanya, untuk menarik perhatian pembeli, sang penjual akan melempar-lempar bola ke meja dari ubin. Anda pun akan dibuat terkesima.
Mata saya ketika itu tertuju ke arah mainan karet berbentuk telur. Bentuknya mirip sekali telur yang masih bulat, hanya saja berwarna transparan dengan bola kuning sebagai kuning telur di bagian dalam.
Tanpa ragu sang penjual melempar telur mainan tersebut ke ubin. Seketika telur yang awalnya bulat langsung berubah pipih seperti pecah. Tapi beberapa detik kemudian ia kembali membulat seperti kondisi awal.
"Ini harganya Rp 10.000," kata sang penjual menunjuk ke arah mainan.
Ternyata kisaran harga mainan yang dijualnya, mulai dari gantungan kunci hingga mainan dimulai dari Rp 5.000 hingga belasan ribu. Tergantung ukuran dan jenis mainan.
Belum selesai, aneka kerajinan dari kayu juga ada di Night Market BNS. Beberapa di antaranya, pajangan meja, frame untuk foto, hingga kayu yang dibuat untuk memijat tubuh. Harganya juga murah, mulai dari Rp 3.000/buah. Tertarik?
Jika ingin melihat-lihat pasar malam ini, pelancong harus masuk terlebih dahulu ke dalam area BNS. Tiket masuknya adalah Rp 12.500/orang.
(ptr/shf)












































Komentar Terbanyak
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bule Swiss Ejek Nyepi di Bali, PHDI Buka Suara
Duh, Bule Hina Perayaan Nyepi di Bali Melalui Media Sosial