Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 24 Apr 2013 15:35 WIB

DESTINATIONS

Buah Tangan dari Kuching, Coba Kek Lapis Warna-warni

Kek lapis khas Kuching tersedia dalam beragam rasa dan warna (Sastri/ detikTravel)
Kuching - Traveling ke ibukota Negara Bagian Sarawak di Malaysia, belum sah tanpa mencicipi kue yang satu ini. Kek Lapis adalah kue khas Kuching, tersedia dalam beragam rasa dan warna yang menarik. Cocok untuk buah tangan!

Hari pertama tim Ekspedisi Women Across Borneo tiba di Kuching, Jumat (12/4/2013), sosok kek lapis sudah menyedot perhatian saya. Bedanya dengan kue lapis di Indonesia, kek lapis khas Kuching tersedia dalam beragam rasa dan warna. Saya melihatnya di salah satu kios jajanan di sepanjang area Waterfront, saat itu menjelang tengah malam dan kios pun hampir tutup.

Tak sempat membeli kek lapis di Waterfront, saya menyambangi Sunday Market keesokan harinya. Walaupun namanya Sunday Market, nyatanya pasar modern ini buka mulai Sabtu sore hingga Minggu siang. Belanja tengah malam di akhir pekan, bisa!

Sunday Market setidaknya punya 5 blok besar, masing-masing punya jenis dagangan yang berbeda. Pusat kek lapis terdapat di bangunan utama Sunday Market, satu gang penuh pedagang kek lapis. Wisatawan yang menyambangi kios kek lapis akan langsung dilayani oleh si pembuat kek!

Saya pun mendekat ke salah satu kios. Kek lapis tersedia dalam satu ukuran, namun dengan aneka rasa dan warna. Kek ini benar-benar penuh warna, Anda baru bisa melihatnya kalau kek tersebut telah dipotong. Dari sekian banyak rasa, kek mana yang Anda pilih?

Tak perlu bingung, si penjual sekaligus pembuat kek lapis pasti sudah menyiapkan tester dalam sebuah wadah. Saya pun mencicipi beberapa kek lapis, beda warna beda lagi rasanya. Ada yang dominan rasa stroberi, jeruk, sampai asam manis. Namun favorit saya adalah rasa cokelat hazelnut.

"Ini pakai butter asli, bukan margarin," tutur pembuat kek lapis, Sapiah Binti Yaman.

Rasa gurih dan nikmat mentega itu benar-benar lumer di lidah. Saat membeli, hal inilah yang harus Anda perhatikan. Ada juga penjual kek lapis yang menggunakan margarin, alih-alih mentega. Tentu saja rasanya pun berbeda. Meski tersedia sepanjang tahun, kek lapis adalah panganan wajib saat hari-hari besar seperti Idul Fitri dan Idul Adha.

Harga 1 kek lapis tergolong murah, mulai dari RM 10-25 (sekitar Rp 30.000-75.000). Meski warnanya mencolok, para penjual kek lapis hanya menggunakan pewarna alami bahkan langsung dari bahan mentahnya seperti jeruk dan daun pandan. Tanpa tedeng aling-aling, saya pun langsung membeli kek lapis rasa cokelat hazelnut yang rasanya bikin jatuh cinta.

(sst/sst)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA