Dilansir detikTravel dari Reuters, Jumat (16/6/2017), Bruno melakuka aksi ini pada Rabu (14/6/2017) lalu, bersama dengan mobil terbangnya yang dia namai 'Pegasus'. Bruno membangun sendiri 'Pegasus'nya.
"Saya akan mengatakan aksi ini penuh dengan resiko., sama seperti kendaraan bertenaga mesin lainnya. Bisa saja rusak," ujar Bruno sambil memeriksa mesin mobil terbangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bruno dan juga Pegasus, mobil terbangnya (Reuters) |
Bruno mendarat dengan selamat sekitar 59 Km dari kota pelabuhan terdekat, yaitu Kota Dover di Inggris. Semua itu berkat 'Pegasus', yang namanya terinspirasi dari hewan mitologi Yunani, berupa kuda bersayap.
Kesuksesan Bruno menyeberangi Terusan Inggris ini terinspirasi dari penjelajah-penjelajah sebelumya seperti Alberto Santos-Dumont dari Brasil, hingga Louis Bleriot dari Prancis yang sukses menyeberangi terusan ini di era tahun 1900-an awal.
BACA JUGA: Traveler Lihat Penampakan Pesawat Hantu di Langit Pedesaan Inggris
Jerome Dauffy, enterprenur yang ikut juga mengotaki 'Pegasus', mengatakan bahwa sudah saatnya 2 industri, yaitu otomotif dan penerbangan berkolaborasi dan membuat sesuatu inovasi yang baru.
"Industri otomotif dan aeronautika lahir lebih dari 1 abad yang lalu. Kini hanya tinggal menunggu waktu, kita bisa menggabungkan keduanya, mobil yang bisa terbang," kata Dauffy.
Baca Juga: Keren! Naik Taksi Bebas Macet dengan Skytran
Dauffy sendiri berambisi bisa membangun mobil terbang yang nantinya akan digunakan untuk ekspedisi kelilig dunia. Dauffy menargetkan bisa keliling dunia pakai mobil terbang hanya dalam waktu 80 hari saja. Semoga sukses Dauffy! (wsw/wsw)












































Bruno dan juga Pegasus, mobil terbangnya (Reuters)
Komentar Terbanyak
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran