Mengenal Ustaz Traveler, Petualang Terbaik detikTravel 2014

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mengenal Ustaz Traveler, Petualang Terbaik detikTravel 2014

- detikTravel
Selasa, 03 Mar 2015 15:43 WIB
Mengenal Ustaz Traveler, Petualang Terbaik detikTravel 2014
Fajar Muchtar (kanan) dengan sebagian hadiah yang diraihnya (Fitraya/detikTravel)
Jakarta - Penghargaan puncak d'Traveler of The Year 2014 diraih oleh d'Traveler bernama Fajar Muchtar. Dia adalah seorang ustaz yang hobi traveling, perpaduan karakter unik sekaligus inspiratif. Yuk berkenalan dengannya!

Fajar Muchtar berkunjung ke markas detikTravel di kantor detikcom, di Gedung Aldevco Octagon, Jl Warung Buncit Raya No 75, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2015). Sosoknya kalem dan low profile. Di kantor detikcom, Fajar sempat bercengkrama dengan awak detikTravel. Dia rupanya penasaran dengan proses moderasi artikel d'Traveler.

Pria asli Bandung kelahiran 1972 ini rupanya berprofesi sebagai ustaz pengajar tafsir untuk santri SMP di Pesantren Babussalam Bandung. Istrinya pun mengajar di SD Babussalam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah suka traveling sejak SMA. Saya SMP sampai SMA di Pesantren Mualimin Yogyakarta. SMA itu mulai berkeliling Pantura, kan banyak teman-teman pesantren dari kawasan Pantura," ujar Fajar.

Nah, Fajar juga rupanya suka menulis cerita perjalanan. Itu sebabnya Fajar bergabung menjadi d'Traveler untuk menceritakan kisah perjalanannya. Terlebih lagi, Fajar sering berkeliling Indonesia ke berbagai sekolah yang juga dikelola oleh Yayasan Babussalam dari Aceh Besar sampai Wakatobi.

Di sela-sela tugas mengajar, Fajar menyempatkan diri traveling. Namun memang seringnya Fajar melakukan solo traveling. Nah, pengalaman travelingnya suka dia ceritakan ke anak-anak didiknya.

"Supaya mereka tidak jenuh belajar, supaya ada semangat juga untuk jalan-jalan mumpung masih muda. Anak-anak (murid-red) tahu saya blogger dan menang d'Traveler of The Year. Saya disebut di mading sekolah ustaz yang suka jalan-jalan," kata pria 5 bersaudara itu sambil tersenyum.

Kalau traveling, Fajar paling suka ke laut karena merasa lebih sering tinggal di Bandung yang ada di dataran tinggi. Namun blusukan ke kota dan desa pun oke-oke saja. Fajar menjelajah dari gua-gua di Citarum sampai snorkeling di Wakatobi.

Sebagai seorang ustaz atau guru sekaligus juga seorang petualang, traveling bagi Fajar memiliki makna filosofis yang dalam. Traveling tidak hanya memperkaya pengalaman dan mengasah kemampuan problem solving.

"Buat saya, jalan-jalan itu mengasah jiwa. Traveling itu mencerdaskan. Kalau dalam Al Quran kan kita dianjurkan mengambil ibrah, pelajaran dari pengalaman perjalanan itu. Jadi jangan cuma datang lihat-lihat, tapi ada pelajaran yang diambil dari tempat yang kita datangi," kata Fajar.

Setuju, Pak ustaz!

(fay/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads