Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 11 Mei 2019 17:30 WIB

UGC-BRIDGE

Perpus Mini ala Ridwan Kamil Jadi Spot Ngabuburit di Pangandaran

Andi Nurroni
detikTravel
Kotak Literasi Cerdas (Kolecer) jadi spot ngabuburit di Pangandaran (Andi Nurroni/detikcom)
Kotak Literasi Cerdas (Kolecer) jadi spot ngabuburit di Pangandaran (Andi Nurroni/detikcom)
Pangandaran - Kotak Literasi Cerdas (Kolecer) yang digagas Gubernur Ridwan Kamil menjadi daya tarik baru di Pangandaran. Perpus mini ini diserbu anak-anak buat ngabuburit.

Fasilitas Kolecer di Taman Alun-Alun Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat jadi spot menarik baru. Memasuki bulan Ramadhan, fasilitas penyedia bacaan gratis ini menjadi tempat alternatif ngabuburit untuk warga.

Dinni Suri Lestari, petugas penjaga Kolecer melaporkan, menjelang sore hari, banyak warga yang singgah mengunjungi Kolecer. Pengunjung, kata Dinni, mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa.

"Beberapa anak bahkan langganan main di sini. PNS juga banyak," ujar Dinni kepada detikcom, Jumat (10/5/2019).

Setiap hari, kata Dini, layanan Kolecer dibuka sejak pukul 08.00 hingga pukul 17.00. Selain membaca, kata Dini, fasilitas Kolecer di Alun-Alun Parigi juga diisi dengan kegiatan menggambar dan mendongeng.

Banyak anak-anak yang main ke sini (Andi Nurroni/detikcom)Banyak anak-anak yang main ke sini (Andi Nurroni/detikcom)
Sejak dioperasikan sebulan lalu, Dinni menceritakan, banyak warga yang melintas di sekitar taman penasaran melihat kehadiran fasilitas Kolecer. Tak sedikit, kata Dinni, pengunjung yang mengabadikan kunjungan mereka dengan berswafoto.

Namun, menurut Dinni masih ada beberapa kekurangan layanan Kolecer di Alun-Alun Parigi. Pertama, kata dia, koleksi bukunya masih kurang. Kedua, ia menambahkan, diperlukan tenda untuk menaungi fasilitas tersebut.

"Untuk pengadaan kuku kita galang donasi, untuk tenda, sedang dicarikan dari CSR," ujar Dini.

Tapi stok bukunya masih kurang (Andi Nurroni/detikcom)Tapi stok bukunya masih kurang (Andi Nurroni/detikcom)
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangandaran Tatang Suherman Praja bersyukur, budaya literasi semakin berkembang di Kabupaten Pangandaran. Kehadiran kolecer, kata Tatang, merupakan upaya "jemput bola" dalam rangka menumbuhkembangkan budaya literasi.

"Selain Kolecer, kita juga menggelar lapak-lapak baca dan perpustakaan keliling," kata Tatang. (rdy/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA