Sintren merupakan kesenian rakyat asli Cirebon. Dahulu, kesenian tari daerah ini dipentaskan oleh putri-putri nelayan yang sedang menunggu ayah mereka pergi melaut mencari ikan.
Sintren adalah salah satu seni tari daerah yang sangat unik. Di Pulau Jawa, hanya di Cirebon dan sekitarnya kita bisa menemukan tari Sintren. Tidak ada daerah lain yang memiliki tari seperti Sintren.
Awalnya ini adalah seni tradisi rakyat di daerah pesisir pantai. Ini adalah kesenian rakyat, di kala para bapaknya melaut sebagai nelayan, ibu dan anak-anak, serta sebagian bapak-bapak yang tidak melaut, membuat kesenian yang namanya Sintren.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dahulu, Sintren biasa dipentaskan saat bulan purnama tiba sebagai hiburan rakyat sembari menunggu kepala rumah tangga pergi melaut. Kala itu, bulan purnama memang jadi sumber penerangan utama karena belum ada listrik.
Saat ini, tari Sintren sudah jadi pementasan yang lazim dilakukan oleh warga Cirebon dan sekitarnya. Biasanya tari Sintren dipentaskan saat ada kenduri, hajatan, khitanan, pernikahan atau acara besar lainnya.
Sekali pementasan tari Sintren biasanya selesai dilakukan dalam waktu 30 menitan. Namun bisa juga diperpanjang tergantung sang dalang. Tari Sintren ini merupakan satu-satunya di Pulau Jawa, daerah lain tidak ada yang punya.
(/)











































Komentar Terbanyak
Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung Ditarik ke Politik, Jokowi: Nggak Nyambung
Detik Mencekam di Udara, Instruktur Lompat dari Pesawat, Siswa Ambil Alih Kokpit
Terpopuler: 5 Destinasi Dekat Sydney yang Wajib Dikunjungi bagi Pecinta Alam-Kuliner