Sunrise yang Malu-malu Menggemaskan di Danau Toba

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Sunrise yang Malu-malu Menggemaskan di Danau Toba

- detikTravel
Senin, 02 Sep 2013 15:40 WIB
Sunrise di Danau Toba sangat indah (Fitraya/detikTravel)
Karo - Banyak wisatawan penasaran, seperti apa matahari terbit di danau terbesar se-Indonesia, Danau Toba. Di sana Sang Surya muncul dengan malu-malu dan menggemaskan, tapi penuh pesona.

Waktu masih menunjukan pukul 05.00 WIB, ketika kami berkumpul dalam kegelapan sambil menahan dingin di Taman Simalem Resort, Sidikalang, Sumatera Utara, Selasa (27/8/2013). Kami semua menunggu mobil kecil yang akan membawa kami ke One Tree Hill, titik tertinggi di resor ini.

Mobil pun melaju naik turun lereng perbukitan sampai kami tiba di tanah lapang dengan satu-satunya pohon yang masih ada, makanya disebut One Tree Hill. Di hadapan kami, perlahan-lahan pemandangan gelap itu mulai menunjukkan lekuk-lekuk seksinya, itulah hamparan Danau Toba.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bersama saya adalah 15 fotografer finalis Garuda Photo Contest 2013 dari 5 negara. Semua antusias berharap bisa berjumpa dengan sunrise paling dahsyat di titik yang cukup tinggi di sekitar Danau Toba itu.

Tripod dipasang, dan semua menyebar seperti tentara penembak jitu yang menunggu buruannya datang. Langit pun mulai menyemburat merah dan tangan agak-agak kebas kedinginan.

Dengan malu-malu, Sang Surya menampakan wujud bulat merahnya di batas langit. Di antara kami dan matahari, kini tampak jelas Danau Toba yang berselimut kabut.

"Mataharinya keluar tuh!" ujar para fotografer bersahut-sahutan.

Jeprat! Jepret! Jeprat! Jepret! Suara kamera terdengar, karena selain itu memang hanya suasana sunyi di bukit dengan satu pohon ini. Sunrise ini memang menggemaskan.

Selebihnya suasana yang saya rasakan adalah tenang dan damai. Saat menatap ke Danau Toba, lampu-lampu rumah di kejauhan masih menyala. Mungkin orang-orang di dalam rumah masih tidur, atau mungkin sudah bangun. Dari One Tree Hill, saya melihat pemandangan bagaikan duduk di atas awan.

Tidak salah, karena memang kemudian kabut dan awan menyapu tempat kami. Kami melihat sunrise sekitar 30 menit saja. Banyak wajah tidak puas dari para jagoan fotografi ini. Namun masih ada waktu beberapa hari lagi, sementara perut sudah bergejolak meminta diisi sarapan pagi.

(fay/sst)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads