Di Maluku Juga Ada Bunga Bangkai!
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Maluku

Di Maluku Juga Ada Bunga Bangkai!

- detikTravel
Kamis, 26 Sep 2013 16:47 WIB
Di Maluku Juga Ada Bunga Bangkai!
Perairan lepas pantai Desa Sawai (Brama Danuwinata/ ACI)
Masohi - Mungkin nama Taman Nasional Manusela di Maluku tak setenar Taman Nasional Komodo di Flores. Padahal taman nasional ini menyimpan banyak keunikan alam, dari Pantai Sawai yang cantik bagai nirwana sampai bunga bangkai.

Taman Nasional Manusela memiliki flora dan fauna unik. Yang paling menarik adalah bunga bangkai, jadi kita tidak hanya bisa melihat bunga bangkai di bagian barat Indonesia saja.

"Sering juga dijumpai bunga bangkai (Amorpophallus sp.-red) di sini," ungkap bagian fungsional Taman Nasional Manusela, Jumrin kepada detikTravel, Rabu (25/9/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tumbuhan lain yang bisa dilihat di sini adalah eucalyptus, meranti dan damar. Sambil berkeliling taman nasional, traveler bisa juga menemukan fauna endemik seperti rusa, kuskus, kelelawar, musang, ular piton.

"Ada burung paruh bengkok, salah satu hewan khas sini," ungkap Jumrin.

Sedangkan untuk wisata alam, pantai adalah andalan utama Taman Nasional Manusela. "Objek wisata yang biasa didatangi turis saat ke Taman Nasional Manusela, yang pertama itu pantai," kata Jumrin.

Sawai adalah nama sebuah desa di Pulau Seram, Maluku. Pantai Sawai masih sangat bersih dan indah. Bahkan, nyaris belum tercemar. Berada di Sawai, traveler tak hanya bisa menikmati panorama pantai yang sangat cantik. Tapi juga menjelajah alam bawah lautnya. Ada karang, aneka ikan kecil yang menjadi dekorasi apik bawah laut Sawai.

Nah, untuk traveler yang senang menantang adrenalin, bisa mencoba mendaki Gunung Binaiya. Ajaklah teman-teman dan bersama-sama menaklukkan Gunung Binaiya. Jangan lupa dirikan tenda agar perjalanan terasa lebih seru.

Meski banyak destinasi wisata yang menarik dikunjungi, tak banyak turis yang datang. Lokasi yang cukup jauh jadi salah satu penyebabnya.

"Belum banyak yang ke sini, karena susah akses. Kalau dalam negeri paling hanya pecinta alam. Kalau yang dari Jawa kan jauh ya jadi jarang yang ke sini. Jangankan itu, orang lokal sini aja kurang tertarik karena transportasinya susah," kata Jumrin.

Padahal, tiket masuk yang diberikan taman nasional ini sangat murah untuk wisatawan domestik, yakni Rp 1.000/orang. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara adalah Rp 10.000/orang.

"Tidak ada penginapan di sini. Biasanya yang datang bikin tenda. Yang penelitian, kalau tempatnya dekat pos jaga, ya menginap di pos jaga," tutupnya.

Wah kalau begitu, ayo kita kunjungi Taman Nasional Manusela. Biar makin populer dan ramai!

(ptr/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads