Tempat wisata baru ini beralamat di Jalan Taman Bali-Banjarangka, Banjar Blahpane Kelod, Desa Sidan, Gianyar. Taman Nusa ini bisa dibilang Taman Mini-nya Bali.
Dibangun di areal tanah seluas 15 hektar, para pengunjung Taman Nusa diundang untuk mengeksplorasi dan merasakan pengalaman menjelajahi Indonesia. Di sini ada era prasejarah, zaman perunggu, zaman kerajaan hingga masa Indonesia awal, kemerdekaan Indonesia, Indonesia masa kini dan Indonesia masa depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat detikTravel singgah ke Taman Nusa baru-baru ini, terlihat beberapa bagian yang masih dalam tahap pembangunan. Pengerjaannya memang belum rampung 100 persen, baru sekitar 90 persen.
"Tapi sejak dibuka Juli lalu, animo masyarakat cukup bagus. Rata-rata sekitar 80 orang pengunjung per hari. Kalau weekend sekitar 150-200 orang per hari. Target kita minimal 200 orang pengunjung per hari," tutur pria berkaca mata yang akrab disapa Panca itu.
Panca seraya menekankan, tujuan dibangunnya Taman Nusa bukan semata-mata bisnis, namun untuk membangkitkan rasa kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Karena itulah, di tempat ini dibangun sekitar 60 rumah tradisional dari berbagai wilayah di Indonesia.
Di tiap-tiap rumah tersebut, para pengunjung disambut oleh staf yang mengenakan pakaian adat masing-masing suku bangsa. Pengunjung pun dipersilakan untuk masuk dan melihat-lihat ke dalam. Bahkan di beberapa rumah tradisional, misalnya di rumah adat Batak, pengunjung disambut dengan alunan musik dan tarian khas tor-tor yang dimainkan beberapa gadis remaja.
Salah satu ikon di tempat wisata ini adalah replika Candi Borobudur, yang batu-batunya didatangkan langsung dari Muntilan, Jawa Tengah. Ada pula patung Gadjah Mada, maha patih Kerajaan Majapahit, yang menandai zaman kerajaan. Selain itu ada pula patung Proklamator Indonesia, Soekarno dan Hatta yang menandai era Kemerdekaan Indonesia.
Di Taman Nusa, para pengunjung juga bisa melihat-lihat museum batik, museum wayang serta tempat eksibisi yang memamerkan hasil-hasil kerajinan ataupun souvenir dari negara-negara lain. Untuk anak-anak juga disediakan tempat permainan anak-anak yang tengah dalam proses pembangunan. Jika lapar, tersedia pula sebuah restoran yang menghidangkan aneka masakan khas Indonesia dan restoran lain yang menyajikan masakan-masakan bercita rasa internasional.
Yang menarik, area wisata ini dikelilingi oleh hutan-hutan yang masih perawan. Suasananya pun sejuk karena banyak pepohonan yang menghijau dan bunga-bunga aneka warna.
"Hanya 11 hektar yang digunakan untuk pembangunan dan infrastruktur, sisanya, 4 hektar sengaja dibiarkan untuk pelestarian hutan-hutan," tutur Panca.
Bagi Anda sekeluarga yang ingin berwisata akhir pekan ini ke Bali sekaligus menumbuhkan rasa kebangsaan bagi putra-putri Anda, Taman Nusa bisa jadi pilihan. Bagaimanapun juga, kita memang harus bangga menjadi bangsa Indonesia!
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Daftar Negara Teraman Andai Terjadi Perang Dunia III, Ada Indonesia?
Masjid Jamkaran dan Bendera Merah Balas Dendam
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu