Miris! Makam Raja Sriwijaya Dipakai Pacaran
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Festival Musi Triboatton 2013

Miris! Makam Raja Sriwijaya Dipakai Pacaran

Afif Farhan - detikTravel
Selasa, 26 Nov 2013 07:50 WIB
Miris! Makam Raja Sriwijaya Dipakai Pacaran
Pasangan muda-mudi di Bukit Siguntang (Afif/detikTravel)
Palembang - Bukit Siguntang di Palembang diyakini adalah makam raja, ratu, dan panglima Kerajaan Sriwijaya. Namun miris, destinasi bersejarah ini justru menjadi tempat muda-mudi berpacaran dan tak lepas dari coretan tangan-tangan jahil.

Palembang tak hanya punya Jembatan Ampera saja. Kota Pempek ini juga memiliki beragam tempat bersejarah seperti Bukit Siguntang. Di sinilah wisatawan bisa berziarah atau mengenal lebih dekat jejak sejarah Kerajaan Sriwijaya.

"Di sini ada makam raja-raja yang diyakini sebagai penguasa pada Kerajaan Sriwijaya. Tempat ini juga sakral bagi umat Buddha," kata Staff Promosi Dalam Negeri Dinas Pariwisata Sumsel, Dadang Wahyudi kepada detikTravel di sela-sela pagelaran Festival Musi Triboatton 2013 di Palembang, Jumat (22/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada 7 makam di Bukit Siguntang, yaitu makan Raja Segentar Alam, Putri Kembang Dadar, Putri Rambut Selako, Panglima Bagus Kuning, Panglima Bagus Karang, Panglima Tuan Junjungan, Panglima Raja Baru Api, dan Panglima Jago Lawang. Yang paling terkenal, adalah makam Raja Segentar Alam yang diperkirakan pernah berkuasa di Kerajaan Sriwijaya pada abad ke 6-9.

Makam-makam di Bukit Siguntang pun terawat dengan bersih dan tiap makamnya berada dalam satu ruangan khusus. Suasananya yang ada di perbukitan, menjadikan udara di sana sangat sejuk. Namun miris, tempat bersejarah ini justru jadi tempatnya anak muda untuk memadu kasih.

"Tiap malam selalu ramai orang yang pacaran, apalagi malam Minggu," tutur Dadang.

Dadang sendiri menyesalkan tingkah anak muda yang sering datang ke sana untuk berpacaran. Mereka biasanya duduk-duduk di bangku taman atau di bawah pepohonan. Saat itu, terlihat ada beberapa anak muda berseragam sekolah SMA yang asyik sedang duduk berduaan sembari membuka laptop.

Dengan tiket Rp 2.500 dan biaya parkir Rp 5.000, memang tak mahal untuk berwisata ke Bukit Siguntang. Tak sampai di situ, rupanya kebanyakan anak muda yang berpacaran di sana juga tak sedikit yang tangannya jahil mencorat-coret bangunan dengan nama mereka.

"Itu yang disayangkan, mereka sudah pacaran terus juga merusak bangunan dengan mencorat-coret. Kesadaran mereka masih sangat kurang," keluh Dadang.

Coretan tersebut biasanya terlihat di menara-menara yang ada di Bukit Siguntang. Ada beberapa menara di sana yang memiliki dua lantai dan bisa digunakan untuk melihat Kota Palembang dari ketinggian. Di sanalah, Anda bisa melihat coretan nama-nama orang yang dibubuhi tanda hati di bagian temboknya.

Bukannya keren, tapi justru hal tersebut merusak pemandangan dan dapat membuat risih wisatawan lainnya. Siapa yang suka datang ke tempat wisata yang penuh coretan?

Hingga kini, Dadang mengakui kesadaran pengunjung masih sangat kurang dalam berkunjung ke tempat wisata. Pihak Dinas Pariwisata Sumsel pun belum tegas untuk membuat aturan mengenai aksi anak muda yang pacaran dan mencorat-coret bangunan.

"Kami juga kekurangan guide lokal di sini untuk menjadi pemandu dan menjelaskan tentang Bukit Siguntang. Pengawasan kami juga masih kurang dan semoga ke depannya kami bisa menindaklanjuti tindakan-tindakan anak muda di sana," tandas Dadang.

(sst/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads