Mulai dari Danau di Atas dan Danau di Bawah hingga danau yang bisa berubah warna. Disusun detikTravel, Kamis (6/2/2014), inilah 5 danau paling unik di Indonesia:
|
(Harris Maulana/ACI)
|
1. Danau Atas & Danau Bawah, Sumatera Barat
|
(Harris Maulana/ACI)
|
Uniknya, Danau di Atas terletak lebih rendah dibanding Danau di Bawah. Danau di Atas berada di ketinggian 1.531 mdpl, sementara dan Danau Di Bawah berada pada ketinggian 1.663 mdpl. Kebanyakan pengunjung langsung menengok Danau di Bawah.
Di sana, traveler bisa naik perahu untuk berkeliling danau atau bersantai di gazebo yang ada di sekitar danau. Tersedia juga warung-warung penjaja oleh-oleh yang bisa diborong wisatawan yang kebetulan melancong ke sana.
1. Danau Atas & Danau Bawah, Sumatera Barat
|
(Harris Maulana/ACI)
|
Uniknya, Danau di Atas terletak lebih rendah dibanding Danau di Bawah. Danau di Atas berada di ketinggian 1.531 mdpl, sementara dan Danau Di Bawah berada pada ketinggian 1.663 mdpl. Kebanyakan pengunjung langsung menengok Danau di Bawah.
Di sana, traveler bisa naik perahu untuk berkeliling danau atau bersantai di gazebo yang ada di sekitar danau. Tersedia juga warung-warung penjaja oleh-oleh yang bisa diborong wisatawan yang kebetulan melancong ke sana.
2. Danau Labuan Cermin, Kalimantan Timur
|
(Mochammad Rizky M/d'Traveler)
|
Keunikan lain dari danau ini adalah airnya yang berbeda. Ada yang air asin dan air tawar. Lebih unik lagi, air tawarnya berada di atas, sedangkan bagian bawah danau berair asin.
Danau ini bukan hanya unik dan cantik dipandang mata, tapi juga asyik untuk dijadikan tempat berenang. Airnya yang segar dan jernih membuat siapapun betah bermain air di sana.
2. Danau Labuan Cermin, Kalimantan Timur
|
(Mochammad Rizky M/d'Traveler)
|
Keunikan lain dari danau ini adalah airnya yang berbeda. Ada yang air asin dan air tawar. Lebih unik lagi, air tawarnya berada di atas, sedangkan bagian bawah danau berair asin.
Danau ini bukan hanya unik dan cantik dipandang mata, tapi juga asyik untuk dijadikan tempat berenang. Airnya yang segar dan jernih membuat siapapun betah bermain air di sana.
3. Telaga Warna Dieng, Jawa Tengah
|
(Shafa/detikTravel)
|
Ternyata, pergantian warna ini dikarenakan kadar belerang yang ada di sana. Karena itulah, air di telaga ini tidak bisa digunakan untuk berenang. Lagipula, airnya pun berbau.
Pengunjung yang datang ke sini bisa menikmati pemandangan sambil berjalan santai di sekitar telaga. Atau, berfoto di spot-spot yang cantik. Ada yang berlatar pegunungan, ada pula yang pepohonan cantik.
3. Telaga Warna Dieng, Jawa Tengah
|
(Shafa/detikTravel)
|
Ternyata, pergantian warna ini dikarenakan kadar belerang yang ada di sana. Karena itulah, air di telaga ini tidak bisa digunakan untuk berenang. Lagipula, airnya pun berbau.
Pengunjung yang datang ke sini bisa menikmati pemandangan sambil berjalan santai di sekitar telaga. Atau, berfoto di spot-spot yang cantik. Ada yang berlatar pegunungan, ada pula yang pepohonan cantik.
4. Telaga Biru, Papua
|
(Sastri/detikTravel)
|
Keunikan selanjutnya adalah legendanya. Konon, dari dasar telaga inilah Honai (rumah adat khas Papua) muncul. Lagi, menurut legenda, dari telaga ini pula orang pertama di Papua hadir.
Oleh karena itulah, telaga ini dianggap suci sehingga tidak ada orang yang boleh berenang di sini. Jadi, air yang ada di sana tetap indah tanpa tersentuh manusia. Pengunjung yang melihat pun takkan menyesal berjalan menuju telaga ini, terbayar karena keindahannya.
4. Telaga Biru, Papua
|
(Sastri/detikTravel)
|
Keunikan selanjutnya adalah legendanya. Konon, dari dasar telaga inilah Honai (rumah adat khas Papua) muncul. Lagi, menurut legenda, dari telaga ini pula orang pertama di Papua hadir.
Oleh karena itulah, telaga ini dianggap suci sehingga tidak ada orang yang boleh berenang di sini. Jadi, air yang ada di sana tetap indah tanpa tersentuh manusia. Pengunjung yang melihat pun takkan menyesal berjalan menuju telaga ini, terbayar karena keindahannya.
5. Situ Patenggang, Jawa Barat
|
(maps.google.com)
|
Jika dilihat dari langit, pulau ini memang berbentuk hati. Mitos pun menempel lekat dengan pulau yang berada di tengah danau ini. Di tengah pulau ini terdapat pula Batu Cinta. Mitosnya, pasangan yang datang ke Batu Cinta dan mengelilingi Pulau Asmara maka cinta keduanya akan abadi.
5. Situ Patenggang, Jawa Barat
|
(maps.google.com)
|
Jika dilihat dari langit, pulau ini memang berbentuk hati. Mitos pun menempel lekat dengan pulau yang berada di tengah danau ini. Di tengah pulau ini terdapat pula Batu Cinta. Mitosnya, pasangan yang datang ke Batu Cinta dan mengelilingi Pulau Asmara maka cinta keduanya akan abadi.
Halaman 2 dari 12












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun