Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 28 Mar 2014 13:30 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Palu Punya Masjid Terapung dengan Kubah 7 Warna

Afif Farhan
detikTravel
Inilah Masjid Arkam Babu Rahman di Palu (Afif/detikTravel)
Inilah Masjid Arkam Babu Rahman di Palu (Afif/detikTravel)
Palu - Masjid terapung di Makassar sudah tersohor keberadannya. Tapi tahukah Anda, ternyata Palu di Sulawesi Tengah juga punya masjid terapung yang cantik. Bahkan, Kubahnya bercahaya tujuh warna saat malam hari!

Suara adzan Maghrib bergema, saya pun bergegas menjalankan ibadah salat. Angin di pesisir pantai di Teluk Palu saat itu cukup kencang. Cahaya lampu rumah dari kejauhan di pinggiran teluknya terlihat memesona. Tapi, bukan itu yang menarik buat saya.

Adalah Masjid Arkam Babu Rahman, sebuah masjid terapung di dekat Jembatan Empat di sekitar Jl Cumi-cumi, Palu. Dari namanya saja sudah menarik, masjid ini terapung di atas laut di pinggiran pantai.

"Masjid Arkam Babu Rahman dibangun pada awal 2011 dan diresmikan pada Desember 2011," ujar Imam Masjid Arkam Babu Rahman, Abdul Salam kepada saya setelah menunaikan ibadah salat Maghrib.

Abdul menyambut kedatangan saya dan dengan ramah menjawab beragam pertanyaan. Abdul mengatakan, kalau masjid terapung ini memang selalu penuh oleh wisatawan yang datang untuk ibadah salat sekaligus berfoto-foto. Usut punya usut, Masjid Arkam Babu Rahman sudah dikenal sebagai ikon Kota Palu lho!

"Masjid Arkam Babu Rahman alhamdulillah selalu penuh, apalagi salat salat Jumat. Daya tampungnya mampu menampung 200 jamaah," tuturnya.

Rupanya, menurut penjelasan Abdul, masjid terapung ini tertancap oleh pilar yang mencapai kedalaman 10 meter. Untungnya, ombak di Teluk Palu tidak terlalu besar sehingga tak pernah merusak masjid. Paling-paling, hanya angin kencang saja.

"Soal sejarah, nama masjid ini adalah singkatan dari nama kedua almarhum orang tua pendiri masjid. Masjidnya dibangun dengan biaya sendiri atas nama umat Muslim," kata Abdul menjelaskan.

Spesialnya, Masjid Arkam Babu Rahman memiliki keramik asli dari India. Yang lebih keren, kubah masjidnya juga memancarkan cahaya tujuh warna saat malam hari. Cantiknya!

"Itu ada alatnya khusus yang dibeli dari China. Bisa terlihat dari jalan raya pancaran warnanya dan ada tujuh warna. Coba lihat sendiri, Mas," suruh Abdul kepada saya.

Saya keluar sebentar untuk melihat pancaran warna dari kubah masjid terapung ini. Ada warna merah, jingga, hijau, unggu, biru, pink dan putih. Warnanya berganti-ganti dalam hitungan detik.

"Beberapa menteri yang berkunjung ke Palu selalu menyempatkan datang ke masjid ini. Tokoh-tokoh besar seperti Aa Gym juga sudah datang. Masjid ini selalu punya kajian keagamaan tiap minggu. Mukena, Al Quran dan sarung disiapkan untuk pengunjung yang mau beribadah," ujar Abdul.

Saya hanya bisa terdiam takjub saat melihat Masjid Arkam Babu Rahman. Saat salat di dalamnya, suara ombak dan angin laut yang kencang menjadi suatu pengalaman unik. Tuhan, saya bersujud di atas laut-Mu.




(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED