Liburan Long Weekend di Makassar Bisa ke Mana Saja?

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Liburan Long Weekend di Makassar Bisa ke Mana Saja?

- detikTravel
Selasa, 20 Mei 2014 18:55 WIB
Liburan Long Weekend di Makassar Bisa ke Mana Saja?
Makassar - Libur super long weekend minggu depan pasti sangat sayang jika dihabiskan tanpa traveling. Ada banyak destinasi yang bisa dikunjungi, seperti Makassar. Lalu bisa ke mana saja ya kalau di sana?

Disusun detikTravel, Selasa (20/5/2014) inilah 5 tempat yang bisa dikunjungi turis yang liburan di Makassar:

1. Pantai Losari

(Putri/detikTravel)
Makassar tentu identik dengan Pantai Losari. Inilah pantai kebanggaan rakyat Makassar. Biasanya, Pantai Losari ramai di sore hari. Ketika itu, ada banyak anak muda menghabiskan waktu dengan duduk-duduk atau bermain di sekitar pantai.

Salah satu spot yang paling difavoritkan wisatawan adalah tempat dengan huruf besar bertuliskan Pantai Losari. Kebanyakan turis berpose di salah satu huruf dan mengabadikan momen lewat lensa kamera.

Jika ingin mengunjungi Pantai Losari, sebaiknya hindari datang pada siang hari. Saat itu, matahari bersinar dengan terangnya. Jadi waktu paling asyik untuk datang ke Losari adalah sore hari. Selain matahari sudah tak terlalu terang, matahari yang perlahan turun menambah cantik pemandangan.

1. Pantai Losari

(Putri/detikTravel)
Makassar tentu identik dengan Pantai Losari. Inilah pantai kebanggaan rakyat Makassar. Biasanya, Pantai Losari ramai di sore hari. Ketika itu, ada banyak anak muda menghabiskan waktu dengan duduk-duduk atau bermain di sekitar pantai.

Salah satu spot yang paling difavoritkan wisatawan adalah tempat dengan huruf besar bertuliskan Pantai Losari. Kebanyakan turis berpose di salah satu huruf dan mengabadikan momen lewat lensa kamera.

Jika ingin mengunjungi Pantai Losari, sebaiknya hindari datang pada siang hari. Saat itu, matahari bersinar dengan terangnya. Jadi waktu paling asyik untuk datang ke Losari adalah sore hari. Selain matahari sudah tak terlalu terang, matahari yang perlahan turun menambah cantik pemandangan.

2. Masjid Terapung

(Putri/detikTravel)
Masih berada di kawasan Pantai Losari, terdapat Masjid Terapung atau yang memiliki nama asli Masjid Amirul Mukminin. Disebut Masjid Terapung, karena masjid ini berada di agak ke tengah laut.

Karena berada di atas laut, bangunan masjid di topang oleh tiang-tiang. Jadi, jika air laut pasang, tiang pancang akan tenggelam dan seolah-olah mengapung di atas laut.

2. Masjid Terapung

(Putri/detikTravel)
Masih berada di kawasan Pantai Losari, terdapat Masjid Terapung atau yang memiliki nama asli Masjid Amirul Mukminin. Disebut Masjid Terapung, karena masjid ini berada di agak ke tengah laut.

Karena berada di atas laut, bangunan masjid di topang oleh tiang-tiang. Jadi, jika air laut pasang, tiang pancang akan tenggelam dan seolah-olah mengapung di atas laut.

3. Fort Rotterdam

(M Iqbal/detikTravel)
Tak jauh dari Pantai Losari, terdapat sebuah benteng gagah kebanggaan masyarakat Makassar, Fort Rotterdam namanya. Benteng ini berada di Jalan Ujung Pandang No 1, Kota Makassar. Benteng ini pertama kali dibangun pada tahun 1545.

Sampai saat ini, Fort Rotterdam masih ramai dikunjungi turis dan terus terjaga keberadaannya. Pada waktu-waktu tertentu, benteng ini juga sering dijadikan lokasi pagelaran musik.

Masih di dalam benteng, turis juga bisa masuk ke Museum La Galigo. Museum ini mengoleksi bukti-bukti dan catatan sejarah perkembangan hidup masyarakat Sulawesi Selatan.

3. Fort Rotterdam

(M Iqbal/detikTravel)
Tak jauh dari Pantai Losari, terdapat sebuah benteng gagah kebanggaan masyarakat Makassar, Fort Rotterdam namanya. Benteng ini berada di Jalan Ujung Pandang No 1, Kota Makassar. Benteng ini pertama kali dibangun pada tahun 1545.

Sampai saat ini, Fort Rotterdam masih ramai dikunjungi turis dan terus terjaga keberadaannya. Pada waktu-waktu tertentu, benteng ini juga sering dijadikan lokasi pagelaran musik.

Masih di dalam benteng, turis juga bisa masuk ke Museum La Galigo. Museum ini mengoleksi bukti-bukti dan catatan sejarah perkembangan hidup masyarakat Sulawesi Selatan.

4. Somba Opu

(Putri/detikTravel)
Jalan-jalan di Makassar rasanya tak lengkap tanpa membeli oleh-oleh. Salah satu tempat paling terkenal sebagai sentra oleh-oleh adalah Somba Opu. Sebenarnya, Somba Opu adalah nama sebuah jalan di Makassar yang diisi jejeran toko penjual oleh-oleh khas Makassar.

Banyak jenis oleh-oleh yang dijual di Somba Opu. Salah satu yang paling banyak dijual adalah ragam jenis kain tenun khas Makassar. Selain itu, turis juga bisa melihat madu, kacang disko, dan songkok Makassar.

4. Somba Opu

(Putri/detikTravel)
Jalan-jalan di Makassar rasanya tak lengkap tanpa membeli oleh-oleh. Salah satu tempat paling terkenal sebagai sentra oleh-oleh adalah Somba Opu. Sebenarnya, Somba Opu adalah nama sebuah jalan di Makassar yang diisi jejeran toko penjual oleh-oleh khas Makassar.

Banyak jenis oleh-oleh yang dijual di Somba Opu. Salah satu yang paling banyak dijual adalah ragam jenis kain tenun khas Makassar. Selain itu, turis juga bisa melihat madu, kacang disko, dan songkok Makassar.

5. Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung

(Putri/detikTravel)
Jika ingin menjelajah keluar Kota Makassar, Anda bisa mampir ke Maros. Maros adalah nama salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan dan salah satu gerbang masuk Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

Berada di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Anda akan serasa seperti berada di Kerajaan Kupu-kupu. Terang saja, taman nasional ini masih dihuni beragam jenis kupu-kupu aneka warna. Cantik!

Selain itu, ada banyak tempat wisata lain yang juga bisa dikunjungi wisatawan. Beberapa yang paling ramai dikunjungi adalah air terjun, museum kupu-kupu dan gua mimpi.

5. Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung

(Putri/detikTravel)
Jika ingin menjelajah keluar Kota Makassar, Anda bisa mampir ke Maros. Maros adalah nama salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan dan salah satu gerbang masuk Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

Berada di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Anda akan serasa seperti berada di Kerajaan Kupu-kupu. Terang saja, taman nasional ini masih dihuni beragam jenis kupu-kupu aneka warna. Cantik!

Selain itu, ada banyak tempat wisata lain yang juga bisa dikunjungi wisatawan. Beberapa yang paling ramai dikunjungi adalah air terjun, museum kupu-kupu dan gua mimpi.
Halaman 2 dari 12
Makassar tentu identik dengan Pantai Losari. Inilah pantai kebanggaan rakyat Makassar. Biasanya, Pantai Losari ramai di sore hari. Ketika itu, ada banyak anak muda menghabiskan waktu dengan duduk-duduk atau bermain di sekitar pantai.

Salah satu spot yang paling difavoritkan wisatawan adalah tempat dengan huruf besar bertuliskan Pantai Losari. Kebanyakan turis berpose di salah satu huruf dan mengabadikan momen lewat lensa kamera.

Jika ingin mengunjungi Pantai Losari, sebaiknya hindari datang pada siang hari. Saat itu, matahari bersinar dengan terangnya. Jadi waktu paling asyik untuk datang ke Losari adalah sore hari. Selain matahari sudah tak terlalu terang, matahari yang perlahan turun menambah cantik pemandangan.

Makassar tentu identik dengan Pantai Losari. Inilah pantai kebanggaan rakyat Makassar. Biasanya, Pantai Losari ramai di sore hari. Ketika itu, ada banyak anak muda menghabiskan waktu dengan duduk-duduk atau bermain di sekitar pantai.

Salah satu spot yang paling difavoritkan wisatawan adalah tempat dengan huruf besar bertuliskan Pantai Losari. Kebanyakan turis berpose di salah satu huruf dan mengabadikan momen lewat lensa kamera.

Jika ingin mengunjungi Pantai Losari, sebaiknya hindari datang pada siang hari. Saat itu, matahari bersinar dengan terangnya. Jadi waktu paling asyik untuk datang ke Losari adalah sore hari. Selain matahari sudah tak terlalu terang, matahari yang perlahan turun menambah cantik pemandangan.

Masih berada di kawasan Pantai Losari, terdapat Masjid Terapung atau yang memiliki nama asli Masjid Amirul Mukminin. Disebut Masjid Terapung, karena masjid ini berada di agak ke tengah laut.

Karena berada di atas laut, bangunan masjid di topang oleh tiang-tiang. Jadi, jika air laut pasang, tiang pancang akan tenggelam dan seolah-olah mengapung di atas laut.

Masih berada di kawasan Pantai Losari, terdapat Masjid Terapung atau yang memiliki nama asli Masjid Amirul Mukminin. Disebut Masjid Terapung, karena masjid ini berada di agak ke tengah laut.

Karena berada di atas laut, bangunan masjid di topang oleh tiang-tiang. Jadi, jika air laut pasang, tiang pancang akan tenggelam dan seolah-olah mengapung di atas laut.

Tak jauh dari Pantai Losari, terdapat sebuah benteng gagah kebanggaan masyarakat Makassar, Fort Rotterdam namanya. Benteng ini berada di Jalan Ujung Pandang No 1, Kota Makassar. Benteng ini pertama kali dibangun pada tahun 1545.

Sampai saat ini, Fort Rotterdam masih ramai dikunjungi turis dan terus terjaga keberadaannya. Pada waktu-waktu tertentu, benteng ini juga sering dijadikan lokasi pagelaran musik.

Masih di dalam benteng, turis juga bisa masuk ke Museum La Galigo. Museum ini mengoleksi bukti-bukti dan catatan sejarah perkembangan hidup masyarakat Sulawesi Selatan.

Tak jauh dari Pantai Losari, terdapat sebuah benteng gagah kebanggaan masyarakat Makassar, Fort Rotterdam namanya. Benteng ini berada di Jalan Ujung Pandang No 1, Kota Makassar. Benteng ini pertama kali dibangun pada tahun 1545.

Sampai saat ini, Fort Rotterdam masih ramai dikunjungi turis dan terus terjaga keberadaannya. Pada waktu-waktu tertentu, benteng ini juga sering dijadikan lokasi pagelaran musik.

Masih di dalam benteng, turis juga bisa masuk ke Museum La Galigo. Museum ini mengoleksi bukti-bukti dan catatan sejarah perkembangan hidup masyarakat Sulawesi Selatan.

Jalan-jalan di Makassar rasanya tak lengkap tanpa membeli oleh-oleh. Salah satu tempat paling terkenal sebagai sentra oleh-oleh adalah Somba Opu. Sebenarnya, Somba Opu adalah nama sebuah jalan di Makassar yang diisi jejeran toko penjual oleh-oleh khas Makassar.

Banyak jenis oleh-oleh yang dijual di Somba Opu. Salah satu yang paling banyak dijual adalah ragam jenis kain tenun khas Makassar. Selain itu, turis juga bisa melihat madu, kacang disko, dan songkok Makassar.

Jalan-jalan di Makassar rasanya tak lengkap tanpa membeli oleh-oleh. Salah satu tempat paling terkenal sebagai sentra oleh-oleh adalah Somba Opu. Sebenarnya, Somba Opu adalah nama sebuah jalan di Makassar yang diisi jejeran toko penjual oleh-oleh khas Makassar.

Banyak jenis oleh-oleh yang dijual di Somba Opu. Salah satu yang paling banyak dijual adalah ragam jenis kain tenun khas Makassar. Selain itu, turis juga bisa melihat madu, kacang disko, dan songkok Makassar.

Jika ingin menjelajah keluar Kota Makassar, Anda bisa mampir ke Maros. Maros adalah nama salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan dan salah satu gerbang masuk Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

Berada di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Anda akan serasa seperti berada di Kerajaan Kupu-kupu. Terang saja, taman nasional ini masih dihuni beragam jenis kupu-kupu aneka warna. Cantik!

Selain itu, ada banyak tempat wisata lain yang juga bisa dikunjungi wisatawan. Beberapa yang paling ramai dikunjungi adalah air terjun, museum kupu-kupu dan gua mimpi.

Jika ingin menjelajah keluar Kota Makassar, Anda bisa mampir ke Maros. Maros adalah nama salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan dan salah satu gerbang masuk Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

Berada di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Anda akan serasa seperti berada di Kerajaan Kupu-kupu. Terang saja, taman nasional ini masih dihuni beragam jenis kupu-kupu aneka warna. Cantik!

Selain itu, ada banyak tempat wisata lain yang juga bisa dikunjungi wisatawan. Beberapa yang paling ramai dikunjungi adalah air terjun, museum kupu-kupu dan gua mimpi.

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads