5 Destinasi Wisata Rekomendasi Bupati Banyuwangi

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

5 Destinasi Wisata Rekomendasi Bupati Banyuwangi

- detikTravel
Senin, 09 Jun 2014 16:48 WIB
5 Destinasi Wisata Rekomendasi Bupati Banyuwangi
Genjah Arum (Fitraya/detikTravel)
Jakarta - Banyuwangi punya banyak destinasi wisata yang menarik untuk didatangi wisatawan. Mau kemana? Mungkin rekomendasi Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas bisa jadi inspirasi liburan Anda di sana.

"Secara umum yang kita jual adalah ekowisata berbasis alam. Ada empat yang direkomendasikan yaitu Kawah Ijen, Pulau Merah, G Land, Sukamade, Kampung Adat Osing," kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas dalam perbincangan pada detikTravel beberapa waktu lalu.

Dihimpun detikTravel, Senin (9/6/2014) dari rekomendasi Bupati Anas, inilah 5 tempat wisata keren yang bisa didatangi di Kabupaten berjuluk Sunrise of Java itu:

Genjah Arum (Fitraya/detikTravel)

1. Pantai Pulau Merah

Pantai Pulau Merah (Irul/detikTravel)
Pantai Pulau Merah dinamai demikian karena menghadap sebuah pulau dengan tanah merah. Pantai di selatan Banyuwangi ini adalah primadona wisata pantai paling gres di Banyuwangi.

Nikmatilah suasana dengan duduk di bawah payung-payung merah dan bangku yang ada di sana. Penggemar olahraga air biasanya surfing di sini. Bahkan baru-baru ini digelar kompetisi surfing internasional. Karena, ombak di Pantai Pulau Merah memang dahsyat.

1. Pantai Pulau Merah

Pantai Pulau Merah (Irul/detikTravel)
Pantai Pulau Merah dinamai demikian karena menghadap sebuah pulau dengan tanah merah. Pantai di selatan Banyuwangi ini adalah primadona wisata pantai paling gres di Banyuwangi.

Nikmatilah suasana dengan duduk di bawah payung-payung merah dan bangku yang ada di sana. Penggemar olahraga air biasanya surfing di sini. Bahkan baru-baru ini digelar kompetisi surfing internasional. Karena, ombak di Pantai Pulau Merah memang dahsyat.

2. Kawah Ijen

(Yugo Artono/d'Traveler)
Banyuwangi punya destinasi keren yaitu Gunung Ijen, yang kawahnya begitu mempesona. Kawah Ijen memiliki fenomena alam Blue Fire atau api biru yang terlihat di waktu malam hari saja di sekitar kawah.

Kawah Ijen biasa diincar para petualang yang ingin menikmati api biru pada menjelang subuh hari. Kemudian sunrise yang cantik akan menjadi penghias petualangan di Kawah Ijen yang sempurna.

Saat hari sudah terang, pemandangan kawah berwarna hijau toska makin membuat kita jatuh cinta. Di Kawah Ijen, kita juga bisa melihat para pemikul belerang. Mereka sanggup membawa puluhan kilogram belerang dan naik turun dari Gunung Ijen.

2. Kawah Ijen

(Yugo Artono/d'Traveler)
Banyuwangi punya destinasi keren yaitu Gunung Ijen, yang kawahnya begitu mempesona. Kawah Ijen memiliki fenomena alam Blue Fire atau api biru yang terlihat di waktu malam hari saja di sekitar kawah.

Kawah Ijen biasa diincar para petualang yang ingin menikmati api biru pada menjelang subuh hari. Kemudian sunrise yang cantik akan menjadi penghias petualangan di Kawah Ijen yang sempurna.

Saat hari sudah terang, pemandangan kawah berwarna hijau toska makin membuat kita jatuh cinta. Di Kawah Ijen, kita juga bisa melihat para pemikul belerang. Mereka sanggup membawa puluhan kilogram belerang dan naik turun dari Gunung Ijen.

3. Pantai G-Land

(Afif/detikTravel)
Rasanya tak ada yang tak kenal Pantai G-Land di Taman Nasional Alas Purwo. Pantai yang memiliki nama asli Plengkung ini tak hanya terkenal di dalam negeri, tapi juga luar negeri. Biasanya, G-Land dijadikan tempat untuk bermain surfing karena memiliki ombak yang tinggi.

Selain karena ombaknya, Pantai Plengkung atau G-Land juga terkenal karena pantainya yang masih alami, meski dikunjungi banyak turis. Pasir putih miliknya yang halus juga asyik untuk dijadikan tempat bersantai sambil menikmati hembusan angin.

3. Pantai G-Land

(Afif/detikTravel)
Rasanya tak ada yang tak kenal Pantai G-Land di Taman Nasional Alas Purwo. Pantai yang memiliki nama asli Plengkung ini tak hanya terkenal di dalam negeri, tapi juga luar negeri. Biasanya, G-Land dijadikan tempat untuk bermain surfing karena memiliki ombak yang tinggi.

Selain karena ombaknya, Pantai Plengkung atau G-Land juga terkenal karena pantainya yang masih alami, meski dikunjungi banyak turis. Pasir putih miliknya yang halus juga asyik untuk dijadikan tempat bersantai sambil menikmati hembusan angin.

4. Pantai Sukamade

(Putri Akmal/detikTravel)
Pantai Sukamade berada di Taman Nasional Meru Betiri. Selain pantai cantik dan juga alam yang menawan, di tempat ini juga merupakan habitat penyu. Wisatawan bisa ikut melepas penyu di Pantai Sukamade. Tidak hanya bisa berfoto dengan penyu berukuran besar, tapi wisatawan juga bisa melepas puluhan tukik yang lucu.

Perjalanan menuju Pantai Sukamade sangat menantang, jalan yang kasar tak beraspal dan beberapa kali melewati sungai harus di jalani. Rute tersebut akan dilalui sepanjang 60 km atau ditempuh dalam waktu 4 jam. Namun, ujung dari perjalanan ini akan jadi pengalaman berkesan, yaitu melepas anak penyu.

4. Pantai Sukamade

(Putri Akmal/detikTravel)
Pantai Sukamade berada di Taman Nasional Meru Betiri. Selain pantai cantik dan juga alam yang menawan, di tempat ini juga merupakan habitat penyu. Wisatawan bisa ikut melepas penyu di Pantai Sukamade. Tidak hanya bisa berfoto dengan penyu berukuran besar, tapi wisatawan juga bisa melepas puluhan tukik yang lucu.

Perjalanan menuju Pantai Sukamade sangat menantang, jalan yang kasar tak beraspal dan beberapa kali melewati sungai harus di jalani. Rute tersebut akan dilalui sepanjang 60 km atau ditempuh dalam waktu 4 jam. Namun, ujung dari perjalanan ini akan jadi pengalaman berkesan, yaitu melepas anak penyu.

5. Kampung Adat Osing, Kemiren

(Fitraya/detikTravel)
Banyuwangi memiliki Kampung Adat Osing di daerah Kemiren. Di kampung ini, wisatawan bisa menikmati suasana desa tradisional Banyuwangi tempo dulu. Spot favoritnya adalah sanggar Genjah Arum.

Di tempat ini ada beberap rumah tradisional Banyuwangi, suguhan kopi legit khas Banyuwangi, dan musik tradisional menggunakan kayu lesung untuk menumbuk padi. Di tempat ini kerap disuguhkan tari tradisional Gandrung. Nikmatilah tarian gemulai dari para penari yang cantik jelita.

5. Kampung Adat Osing, Kemiren

(Fitraya/detikTravel)
Banyuwangi memiliki Kampung Adat Osing di daerah Kemiren. Di kampung ini, wisatawan bisa menikmati suasana desa tradisional Banyuwangi tempo dulu. Spot favoritnya adalah sanggar Genjah Arum.

Di tempat ini ada beberap rumah tradisional Banyuwangi, suguhan kopi legit khas Banyuwangi, dan musik tradisional menggunakan kayu lesung untuk menumbuk padi. Di tempat ini kerap disuguhkan tari tradisional Gandrung. Nikmatilah tarian gemulai dari para penari yang cantik jelita.
Halaman 2 dari 12
Pantai Pulau Merah dinamai demikian karena menghadap sebuah pulau dengan tanah merah. Pantai di selatan Banyuwangi ini adalah primadona wisata pantai paling gres di Banyuwangi.

Nikmatilah suasana dengan duduk di bawah payung-payung merah dan bangku yang ada di sana. Penggemar olahraga air biasanya surfing di sini. Bahkan baru-baru ini digelar kompetisi surfing internasional. Karena, ombak di Pantai Pulau Merah memang dahsyat.

Pantai Pulau Merah dinamai demikian karena menghadap sebuah pulau dengan tanah merah. Pantai di selatan Banyuwangi ini adalah primadona wisata pantai paling gres di Banyuwangi.

Nikmatilah suasana dengan duduk di bawah payung-payung merah dan bangku yang ada di sana. Penggemar olahraga air biasanya surfing di sini. Bahkan baru-baru ini digelar kompetisi surfing internasional. Karena, ombak di Pantai Pulau Merah memang dahsyat.

Banyuwangi punya destinasi keren yaitu Gunung Ijen, yang kawahnya begitu mempesona. Kawah Ijen memiliki fenomena alam Blue Fire atau api biru yang terlihat di waktu malam hari saja di sekitar kawah.

Kawah Ijen biasa diincar para petualang yang ingin menikmati api biru pada menjelang subuh hari. Kemudian sunrise yang cantik akan menjadi penghias petualangan di Kawah Ijen yang sempurna.

Saat hari sudah terang, pemandangan kawah berwarna hijau toska makin membuat kita jatuh cinta. Di Kawah Ijen, kita juga bisa melihat para pemikul belerang. Mereka sanggup membawa puluhan kilogram belerang dan naik turun dari Gunung Ijen.

Banyuwangi punya destinasi keren yaitu Gunung Ijen, yang kawahnya begitu mempesona. Kawah Ijen memiliki fenomena alam Blue Fire atau api biru yang terlihat di waktu malam hari saja di sekitar kawah.

Kawah Ijen biasa diincar para petualang yang ingin menikmati api biru pada menjelang subuh hari. Kemudian sunrise yang cantik akan menjadi penghias petualangan di Kawah Ijen yang sempurna.

Saat hari sudah terang, pemandangan kawah berwarna hijau toska makin membuat kita jatuh cinta. Di Kawah Ijen, kita juga bisa melihat para pemikul belerang. Mereka sanggup membawa puluhan kilogram belerang dan naik turun dari Gunung Ijen.

Rasanya tak ada yang tak kenal Pantai G-Land di Taman Nasional Alas Purwo. Pantai yang memiliki nama asli Plengkung ini tak hanya terkenal di dalam negeri, tapi juga luar negeri. Biasanya, G-Land dijadikan tempat untuk bermain surfing karena memiliki ombak yang tinggi.

Selain karena ombaknya, Pantai Plengkung atau G-Land juga terkenal karena pantainya yang masih alami, meski dikunjungi banyak turis. Pasir putih miliknya yang halus juga asyik untuk dijadikan tempat bersantai sambil menikmati hembusan angin.

Rasanya tak ada yang tak kenal Pantai G-Land di Taman Nasional Alas Purwo. Pantai yang memiliki nama asli Plengkung ini tak hanya terkenal di dalam negeri, tapi juga luar negeri. Biasanya, G-Land dijadikan tempat untuk bermain surfing karena memiliki ombak yang tinggi.

Selain karena ombaknya, Pantai Plengkung atau G-Land juga terkenal karena pantainya yang masih alami, meski dikunjungi banyak turis. Pasir putih miliknya yang halus juga asyik untuk dijadikan tempat bersantai sambil menikmati hembusan angin.

Pantai Sukamade berada di Taman Nasional Meru Betiri. Selain pantai cantik dan juga alam yang menawan, di tempat ini juga merupakan habitat penyu. Wisatawan bisa ikut melepas penyu di Pantai Sukamade. Tidak hanya bisa berfoto dengan penyu berukuran besar, tapi wisatawan juga bisa melepas puluhan tukik yang lucu.

Perjalanan menuju Pantai Sukamade sangat menantang, jalan yang kasar tak beraspal dan beberapa kali melewati sungai harus di jalani. Rute tersebut akan dilalui sepanjang 60 km atau ditempuh dalam waktu 4 jam. Namun, ujung dari perjalanan ini akan jadi pengalaman berkesan, yaitu melepas anak penyu.

Pantai Sukamade berada di Taman Nasional Meru Betiri. Selain pantai cantik dan juga alam yang menawan, di tempat ini juga merupakan habitat penyu. Wisatawan bisa ikut melepas penyu di Pantai Sukamade. Tidak hanya bisa berfoto dengan penyu berukuran besar, tapi wisatawan juga bisa melepas puluhan tukik yang lucu.

Perjalanan menuju Pantai Sukamade sangat menantang, jalan yang kasar tak beraspal dan beberapa kali melewati sungai harus di jalani. Rute tersebut akan dilalui sepanjang 60 km atau ditempuh dalam waktu 4 jam. Namun, ujung dari perjalanan ini akan jadi pengalaman berkesan, yaitu melepas anak penyu.

Banyuwangi memiliki Kampung Adat Osing di daerah Kemiren. Di kampung ini, wisatawan bisa menikmati suasana desa tradisional Banyuwangi tempo dulu. Spot favoritnya adalah sanggar Genjah Arum.

Di tempat ini ada beberap rumah tradisional Banyuwangi, suguhan kopi legit khas Banyuwangi, dan musik tradisional menggunakan kayu lesung untuk menumbuk padi. Di tempat ini kerap disuguhkan tari tradisional Gandrung. Nikmatilah tarian gemulai dari para penari yang cantik jelita.

Banyuwangi memiliki Kampung Adat Osing di daerah Kemiren. Di kampung ini, wisatawan bisa menikmati suasana desa tradisional Banyuwangi tempo dulu. Spot favoritnya adalah sanggar Genjah Arum.

Di tempat ini ada beberap rumah tradisional Banyuwangi, suguhan kopi legit khas Banyuwangi, dan musik tradisional menggunakan kayu lesung untuk menumbuk padi. Di tempat ini kerap disuguhkan tari tradisional Gandrung. Nikmatilah tarian gemulai dari para penari yang cantik jelita.

(fay/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads