Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 02 Jul 2014 17:25 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Kisah Masjid Terapung di Palu yang Mengusir Maksiat

Afif Farhan
detikTravel
Masjid Arkam Babu Rahman, masjid terapung di Palu (Afif/detikTravel)
Masjid Arkam Babu Rahman, masjid terapung di Palu (Afif/detikTravel)
Palu - Wisatawan yang jalan-jalan ke Palu, Sulawesi Tengah pasti dibuat kaget oleh Masjid Arkam Babu Rahman. Inilah masjid terapung yang saat malam hari kubahnya bercahaya 7 warna. Tak hanya itu, masjidnya punya banyak kisah inspiratif.

detikTravel sempat berkunjung ke Palu dan mampir menunaikan ibadah salat Maghrib di sana beberapa waktu lalu. Saat itu, imam dari Masjid Arkam Babu Rahman, Abdul Salam menyambut dengan hangat dan berbagi kisah tentang sejarah masjid ini.

"Nama masjid ini adalah singkatan dari nama kedua almarhum orang tua pendiri masjid. Masjidnya dibangun dengan biaya sendiri atas nama umat Muslim," kata Abdul menjelaskan.

Dari arsitektur bangunannya saja, pembangunan Masjid Arkam Babu Rahman pasti menghabiskan biaya yang tak sedikit. Abdul tidak ingin membahasnya lebih dalam soal biaya pembangunan, yang pasti menurutnya biaya pembangunan Masjid Arkam Babu Rahman mencapai angka miliyaran rupiah.

Abdul malah menceritakan kisah lainnya yang menarik seputar Masjid Arkam Babu Rahman. Masjid yang lokasinya ada di pantai Teluk Palu, dekat dengan Pantai Talise ini dianggap mampu mengusir maksiat.

"Jujur saja, wilayah masjid ini dulunya tempat muda-mudi pacaran, melakukan maksiat. Semenjak Masjid Arkam Babu Rahman diresmikan pada Desember 2011, Alhamdulillah sudah tidak ada lagi yang pacaran di sini," tuturnya.

Abdul menambahkan, Masjid Arkam Babu Rahman langsung diserbu wisatawan yang datang ke Palu dan masyarakat sekitar untuk beribadah. Tak sedikit pula wisatawan yang datang hanya untuk berfoto-foto di sana. Suasana di masjid jadi ramai, dan anak-anak muda yang tadinya masih pacaran di sekitar masjid akhirnya bubar dengan sendirinya.

"Suasananya sudah aman, khusyuk untuk beribadah. Masjid Arkam babu Rahman juga sudah memualafkan lebih dari ratusan orang hingga kini," ucap Abdul.

Keunikan Masjid Arkam Babu Rahman adalah kubahnya dapat bercahaya 7 warna saat malam hari. Cahaya itu berasal dari suatu alat yang dipesan langsung dari China. Ketujuh warna cahayanya adalah merah, jingga, hijau, unggu, biru, pink dan putih. Warnanya berganti-ganti dalam hitungan detik.

"Khusus bulan Ramadan, pihak masjid menyiapkan buka puasa dan shalat tarawih. Peralatan salat di dalam masjid juga lengkap," kata Abdul.

Masjid Arkam Babu Rahman mampu menampung 200 jamaah. Pilar-pilar masjidnya tertancap 10 meter ke dalam laut, maka oleh sebab itulah masjid ini disebut masjid terapung.

Kalau Anda melancong ke Palu, jangan lupa mampir dan ibadah di masjid ini ya!

(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED