Sudah Tahu? Masjid di Lombok Ini Lantainya Masih Beralas Tanah

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Sudah Tahu? Masjid di Lombok Ini Lantainya Masih Beralas Tanah

- detikTravel
Selasa, 08 Jul 2014 13:50 WIB
Sudah Tahu? Masjid di Lombok Ini Lantainya Masih Beralas Tanah
Bagian dalam Masjid Kuno Bayan Beleq yang beralas tanah (Afif/detikTravel)
Lombok Utara - Lombok punya destinasi wisata Ramadan yang unik untuk dikunjungi. Ada Masjid Kuno Bayan Beleq di Lombok Utara yang sudah berdiri sejak abad ke-15 dan bangunannya masih asli. Lantainya masih beralas tanah lho.

Di bulan Ramadan ini, bisa jadi waktu yang tepat untuk mengunjungi berbagai masjid. Selain untuk beribadah, tiap masjid yang tersebar di Nusantara punya beragam kisah dan sejarah yang menarik ditelusuri. Salah satunya adalah Masjid Kuno Bayan Beleq di Lombok Utara.

Masjid Kuno Bayan Beleq yang dikunjungi detikTravel beberapa waktu lalu, berada di Desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Jangan membayangkan bangunan masid yang tinggi dan besar, tampak luar sama sekali tidak ada tanda-tanda bangunan masjid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya ada papan bertuliskan Masjid Kuno Bayan Beleq sebagai benda cagar budaya dan dilindungi pemerintah. Dari papan yang dekat pintu masuk ke masjidnya, Anda bisa mendatangi penjaga masjid di sana untuk diantarkan ke dalam.

Bicara soal sejarah, masjid ini dibangun sekitar abad ke-15 oleh Sunan Prapen. Dialah yang menyebarkan Islam pertama kali di Lombok, yang kala itu Lombok masih dijajah oleh Kerajaan Karangasem dari Bali.

Usut punya usut, bangunan Masjid Kuno Bayan Beleq masih dipertahankan keasliannya hingga kini. Dindingnya masih terbuat dari bambu dan tumpukan jerami menjadi bagian atapnya. Bahkan, bagian puncak masjidnya masih berbentuk satu tiang. Hal itu berbeda dengan masjid-masjid pada umumnya yang berbentuk bintang dan bulan sabit.

Tidak hanya tampak luar, tapi bagian dalam Masjid Kuno Bayan Beleq pun masih dipertahankan keasliannya. Pintu masjidnya tidak pernah dibuka tiap saat, karena hanya pemuka-pemuka agama saja dari perwakilan tiap daerah yang boleh masuk ke dalam masjid.

Bukan apa-apa, hal itu dikarenakan bagian dalam masjid hanya mampu menampung 40 jamaah dan untuk menghindari kecemburuan sosial dari umat Muslim di Lombok. Oleh sebab itu, hanya pemuka agama saja yang boleh masuk untuk mewakili masyarakat dari daerah asalnya.

Lalu, bagian lantai masjid juga ternyata masih beralaskan tanah. Tidak ada keramik atau lantai marmer mewah yang menghiasi lantainya. Lantainya benar-benar masih tanah yang berwarna cokelat.

Masih di bagian dalam masjid, terdapat bedug untuk menandakan waktu salat. Meski bangunannya terbilang sangat tradisional, suasana sejuk bgitu terasa di sekitar area masjidnya.

Masjid Kuno Bayan Beleq pun disebut sebagai masjid tertua di Lombok. Di tahun 1993, masjid ini sudah ditetapkan sebagai bendara cagar budaya dan dilindungi pemerintah. Kalau Anda kebetulan sedang mampir ke Lombok saat bulan Ramadan, jangan lupa mampir ke masjid ini ya!

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads