Solo -
Solo tak hanya identik dengan batik, atau Istana Mangkunegaran yang jadi tempat wisata favorit. Pulang kampung ke kota ini, ada beberapa tempat yang wajib disambangi. Dijamin, mudik kali ini akan lebih menyenangkan!
Solo adalah kota yang asyik untuk dijelajahi. Apalagi, sudah ada bus wisata Werkudara yang mengantar wisatawan ke tempat-tempat terkenal. Oleh karena itu, mudik kali ini adalah waktu yang tepat untuk berkeliling Surakarta.
Dihimpun detikTravel, Kamis (17/7/2014), berikut 5 tempat yang bisa Anda kunjungi saat mudik ke Solo:
1. Istana Mangkunegaran
(Swasti Dian/d'Traveler)
|
Istana Mangkunegaran adalah destinasi wisata budaya sekaligus sejarah. Istana atau Kraton Mangkunegaran adalah pusat kekuasaan politik pada zaman dulu. Bangunan megah ini dulunya diprakasai oleh Pangeran Sambernyawa yang bertahta sebagai Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara.
Istana ini menyimpan beragam peninggalan kerajaan. Mulai dari perhiasan, patung, hingga pakaian. Di dalamnya juga terdapat perpustakaan yang punya koleksi buku Jawa kuno. Keren!
2. Pasar Klewer
(Pradikta Dwi Anthony/d'Traveler)
|
Tak lengkap mudik ke Solo tanpa belanja batik. Tempat paling pas untuk belanja batik di Solo, tentu saja Pasar Klewer di Jl Dr Rajiman. Ini adalah salah satu pusat batik terlengkap di Indonesia!
Mulai dari kemeja, mukena, kaos, baju tidur, sampai selimut dan sprei batik dijual di sini. Traveler juga bisa menemukan aneka aksesori berbahan batik mulai dari pensil sampai tas.
3. Kraton Surakarta
(surakarta.go.id)
|
Kraton Surakarta dan Istana Mangkunegaran adalah dua bangunan berbeda. Bangunan yang nama aslinya Kraton Surakarta Hadiningrat ini dulunya bekas istana Kerajaan Kasunanan Surakarta Hadiningrat (1755-1946).
Keraton yang didirikan oleh Susuhunan Pakubuwono II ini sekarang juga berfungsi sebagai objek wisata sejarah. Saat memasuki gerbang, atau yang sering dikenal dengan nama Gapura Gladag, suasana Jawa kuno sangat kental terasa di sini.
Untuk menghormati adat istiadat, sebaiknya Anda tidak menggunakan celana pendek, sandal, serta kaca mata hitam. Harga tiket masuknya pun cukup murah, Rp 2.500 untuk masuk Kraton dan Rp 8.000 untuk museum.
4. Kampung Batik Laweyan
(Humi Erma/d'Traveler)
|
Pasar Klewer bukanlah satu-satunya tempat untuk belanja batik. Kampung Batik Laweyan di Desa Lawiyan punya banyak pengrajin batik. Anda bisa belanja, sekaligus belajar membatik!
Kawasan ini adalah salah satu daerah wisata yang sengaja disediakan pemerintah Kota Solo untuk mengundang para wisatawan lokal dan mancanegara yang ingin melihat-lihat koleksi batik. Harga batik yang dijual bervariasi, tergantung model dan jenis bahan yang digunakan. Harga paling mahal, tentunya batik sutera yang dibuat dengan proses mencanting!
5. Pasar Gede
(Muchus Budi R/detikTravel)
|
Sesuai namanya, ini adalah pasar terbesar di Kota Solo. Aneka barang dan makanan khas Solo ada di sini. Ini dia tempatnya wisata belanja sekaligus kuliner!
Pasar ini sangat strategis, terletak di persimpangan jalan dekat Balai Kota Surakarta. Ini adalah tempat yang tepat berburu oleh-oleh. Aneka jajanan pasar yang menggugah selera juga tersedia di pasar ini.
Istana Mangkunegaran adalah destinasi wisata budaya sekaligus sejarah. Istana atau Kraton Mangkunegaran adalah pusat kekuasaan politik pada zaman dulu. Bangunan megah ini dulunya diprakasai oleh Pangeran Sambernyawa yang bertahta sebagai Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara.
Istana ini menyimpan beragam peninggalan kerajaan. Mulai dari perhiasan, patung, hingga pakaian. Di dalamnya juga terdapat perpustakaan yang punya koleksi buku Jawa kuno. Keren!
Tak lengkap mudik ke Solo tanpa belanja batik. Tempat paling pas untuk belanja batik di Solo, tentu saja Pasar Klewer di Jl Dr Rajiman. Ini adalah salah satu pusat batik terlengkap di Indonesia!
Mulai dari kemeja, mukena, kaos, baju tidur, sampai selimut dan sprei batik dijual di sini. Traveler juga bisa menemukan aneka aksesori berbahan batik mulai dari pensil sampai tas.
Kraton Surakarta dan Istana Mangkunegaran adalah dua bangunan berbeda. Bangunan yang nama aslinya Kraton Surakarta Hadiningrat ini dulunya bekas istana Kerajaan Kasunanan Surakarta Hadiningrat (1755-1946).
Keraton yang didirikan oleh Susuhunan Pakubuwono II ini sekarang juga berfungsi sebagai objek wisata sejarah. Saat memasuki gerbang, atau yang sering dikenal dengan nama Gapura Gladag, suasana Jawa kuno sangat kental terasa di sini.
Untuk menghormati adat istiadat, sebaiknya Anda tidak menggunakan celana pendek, sandal, serta kaca mata hitam. Harga tiket masuknya pun cukup murah, Rp 2.500 untuk masuk Kraton dan Rp 8.000 untuk museum.
Pasar Klewer bukanlah satu-satunya tempat untuk belanja batik. Kampung Batik Laweyan di Desa Lawiyan punya banyak pengrajin batik. Anda bisa belanja, sekaligus belajar membatik!
Kawasan ini adalah salah satu daerah wisata yang sengaja disediakan pemerintah Kota Solo untuk mengundang para wisatawan lokal dan mancanegara yang ingin melihat-lihat koleksi batik. Harga batik yang dijual bervariasi, tergantung model dan jenis bahan yang digunakan. Harga paling mahal, tentunya batik sutera yang dibuat dengan proses mencanting!
Sesuai namanya, ini adalah pasar terbesar di Kota Solo. Aneka barang dan makanan khas Solo ada di sini. Ini dia tempatnya wisata belanja sekaligus kuliner!
Pasar ini sangat strategis, terletak di persimpangan jalan dekat Balai Kota Surakarta. Ini adalah tempat yang tepat berburu oleh-oleh. Aneka jajanan pasar yang menggugah selera juga tersedia di pasar ini.
(shf/shf)
Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Viral 'Tembok Ratapan Solo', Politisi PSI: Bukti Jokowi Dicintai
11 Bandara Papua Ditutup