Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 07 Agu 2014 08:52 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Menelusuri Bangunan Seram di Bandung, Berani?

Afif Farhan
Redaksi Travel
Ambulans Bahureksa yang terkenal dengan kisah menyeramkan (Trans 7)
Ambulans Bahureksa yang terkenal dengan kisah menyeramkan (Trans 7)
Bandung - Bandung tidak hanya punya wisata kuliner dan belanja. Ada juga wisata seram lho. Bandung Trails menyediakan tur menelusuri bangunan yang konon punya kisah menyeramkan dan bikin merinding di Kota Kembang. Berani coba?

Bandung Trails merupakan salah satu operator tur di Bandung. Salah satu tur yang ditawarkan adalah tur urban legend menelusuri beberapa bangunan-bangunan yang konon menyeramkan dan dianggap sebagai urban legend paling tersohor di Bandung. Tur ini sudah berlangsung dari tahun 2008.

"Kami bukan wisata mistis yang penuh kegiatan supranatural. Sebetulnya tur ini menyampaikan legenda perkotaan atau urban legend yang terkenal di tiap-tiap bangunan atau tempat di Bandung," kata pendiri Bandung Trails, Teguh Amor saat berbincang dengan detikTravel, Rabu (6/8/2014).

Pria yang akrab disapa Amor ini menambahkan, urban legend yang dimaksud adalah kisah dari mulut ke mulut yang tidak jelas asal usulnya tetapi justru sudah dikenal masyarakat Bandung. Meski urban legend tidak selamanya tentang hantu, tapi tetap saja ada beberapa kisah yang menakutkan.

"Urban legend di Bandung itu kebanyakan tentang bangunan-bangunan tua peninggalan Belanda. Namun, tidak menutup kemungkinan tempat-tempat lainnya," ujarnya.

Amor menjabarkan, ada 5 tempat yang biasa dikunjungi untuk tur urban legend bersama Bandung Trails. Kelima tempatnya adalah SMA 5 Bandung, rumah kentang di Jl Banda, patung pastur di Taman Maluku, bangunan Santo Aloysius dan ambulans Bahureksa.

"Di SMA 5, ada urban legend mengenai hantu Nancy. Jadi zaman dulu, ada anak Belanda yang sekolah di bangunan sekolah tersebut dan jatuh cinta dengan warga lokal. Sayang, saat itu hubungannya tidak disetujui karena warga Belanda tak boleh punya hubungan dengan warga lokal. Nancy akhirnya frustasi dan bunuh diri. Nah, konon banyak yang melihat penampakan hantu tersebut," papar Amor.

Amor mengakui, beberapa peserta tur Bandung Trails ada yang melihat sosok wanita berkulit putih dan berambut pirang yang menggenakan baju koompeni Belanda zaman dulu. Meski begitu, pihak dari Bandung Trails tidak mengadakan suatu kegiatan untuk memangil hantunya atau mengadakan uji nyali. Pemandu tur hanya akan bercerita sambil mengelilingi bangunan tersebut.

"Sedangkan ambulans Bahureksa mungkin itu yang paling terkenal. Kisahnya, ambulans itu dipakai untuk mengangkut mayat suatu keluarga di kawasan Bahureksa yang tewas dibantai perampok. Entah mengapa, ambulans tersebut keesokannya terus kembali ke rumah tersebut dan berkali-kali seperti itu. Akhirnya ambulans itu ditaruh begitu saja di sana hingga kini. Masih ada kok, mobilnya model tahun 1950-an," ujar Amor.

Amor menambahkan, satu grup untuk mengikuti tur urban legend berjumlah 7 orang dengan biaya Rp 250 ribu per group. Biayanya sudah termasuk pemandu.

"Lebih enak kalau beramai-ramai, bisa lebih murah bukan? Dan disarankan tidak booking mendadak, misalnya malam ini mau ikut tur tapi sore baru menelepon kami. Kami pun harus menyiapkan pemandu juga," kata Amor.

Menurut Amor, sudah banyak wisatawan yang coba mengikuti tur dari Bandung Trails ini yang kebanyakan adalah mahasiswa. Tak hanya mahasiswa Bandung, tapi juga dari Jakarta dan Yogyakarta. Untuk kontak tour, Anda bisa mengunjungi situs resmi Bandung Trails, bandungtrails.com dan menelfon nomor yang tertera di sana untuk booking.

"Sekali lagi, kita bukan wisata mistis seperti memanggil roh atau semacamnya. Tur kami hanya entertainment atau hiburan saja. Konsepnya seperti Anda ke bioskop nonton film horor dan teriak-teriak, atau ke toko buku dan baca buku-buku horor," pungkas Amor.

(ptr/fay)
BERITA TERKAIT
NEWS FEED