Seru! Ada Lomba Trekking 12 Km di Taman Nasional Kelimutu
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Festival Danau Kelimutu

Seru! Ada Lomba Trekking 12 Km di Taman Nasional Kelimutu

- detikTravel
Rabu, 13 Agu 2014 10:51 WIB
Seru! Ada Lomba Trekking 12 Km di Taman Nasional Kelimutu
Lomba trekking di kelimutu (Sastri/detikTravel)
Ende - Danau Kelimutu di NTT paling asyik dijelajahi dengan berjalan kaki. Satu hari sebelum upacara adat pemberian makan roh di sana, digelar lomba trekking. 125 Peserta trekking sepanjang 12 Km dalam waktu sekitar 4 jam.

Ini adalah kali kedua lomba trekking digelar di kawasan Danau Kelimutu, Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur. Lomba ini merupakan salah satu bagian rangkaian Festival Danau Kelimutu yang berlangsung 7-14 Agustus 2014.

"Namun baru kali ini trekking dilaksanakan 1 hari sebelum upacara Pati Ka (upacara adat di Danau Kelimutu-red)," tutur Ketua Incita (Insan-insan Pecinta Alam) sekaligus Koordinator Lapangan Lomba Trekking Festival Danau Kelimutu, Hery Wangge sesaat sebelum upacara pembukaan di lapangan parkir Taman Nasional Kelimutu, Ende, Rabu (13/8/214).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lomba trekking kali ini diikuti oleh 125 orang, terbagi menjadi 25 tim masing-masing beranggotakan 5 orang. Pesertanya terdiri dari instansi pemerintah, perwakilan kelompok konservasi, pecinta alam, kelompok masyarakat pemandu wisata Kelimutu,

"Ada juga kelompok guru penempatan daerah terpencil, juga perwakilan dari Garuda Indonesia di Ende," tambah Hery.

Pukul 08.30 Wita, ratusan peserta sudah berkumpul di lapangan parkir Taman Nasional Kelimutu. Ini adalah titik start dilaksanakannya lomba trekking. Bupati Ende, Ir Marsel Petu membuka lomba kali ini.

"Kelimutu adalah keajaiban dunia, satu-satunya di dunia. Untuk lebih dikenal masyarakat luas, harus dimulai dari kecintaan kita sendiri," tutur Marsel.

Trekking berlanjut melewati hutan arboretum, Desa Wisata Pemo, Dusun Kopo Bhobhe, Air Terjun Murindao, kemudian finish di Aula Kafe Sa'o Ria Wisata Moni.

Jalur trekking kali ini bervariasi, dari turunan, tanjakan, sampai jalan datar. Estimasi waktu yang dibutuhkan yakni 3,5-4,5 jam.

Tiap peserta diberikan kantung plastik untuk memungut sampah apapun di jalan. Akan ada piala dan hadiah untuk pemenang 1-6 dan foto terbaik.

"Hadiahnya termasuk uang Rp 4 juta untuk pemenang pertama, dan 1,5 juta untuk pemenang keenam. Ada juga hadiah untuk foto terbaik," tambah Hery.

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads