6 Alasan Anda Harus Traveling Naik Kapal Pelni

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

6 Alasan Anda Harus Traveling Naik Kapal Pelni

- detikTravel
Selasa, 30 Sep 2014 08:50 WIB
6 Alasan Anda Harus Traveling Naik Kapal Pelni
(Sastri/detikTravel)
Makassar - Tak jarang traveler berpendapat, kapal-kapal penumpang milik PT Pelni terkesan kumuh dan tidak terawat. Namun ada beberapa alasan Anda wajib traveling naik kapal Pelni, terutama ke pulau-pulau terpencil di Indonesia.

Beberapa waktu lalu, detikTravel berkesempatan naik kapal milik PT Pelni (Persero) yakni KM Tilongkabila. Kapal ini berangkat dari Pelabuhan Makassar menuju Labuan Bajo, Bima, Benoa, sebelum kembali lagi ke Makassar.

Naik kapal Pelni adalah pengalaman seru dan tak tergantikan. Berikut beberapa alasan Anda mencoba naik kapal Pelni, dihimpun detikTravel, Selasa (30/9/2014):

1. Lebih dari 1.300 rute ke daerah terpencil

(Sastri/detikTravel)
Indonesia adalah negara kepulauan, dan naik kapal Pelni adalah cara terbaik menjangkau pulau-pulau paling terpencil di Nusantara. Bayangkan saja, Pelni punya 25 kapal penumpang yang melayani lebih dari 1.300 rute.

"Banyak rute yang melayani daerah wisata. Mulai dari Sabang, Wakatobi, Labuan Bajo, Togean, sampai Raja Ampat," tutur Direktur Utama PT Pelni (Persero), Sulistyo Wimbo Hardjito saat berlayar di KM Tilongkabila beberapa waktu lalu.

2. Harga tiket all-in

(Sastri/detikTravel)
Tak jarang, perjalanan naik kapal Pelni memakan waktu berhari-hari. Namun tak perlu kuatir, harga tiketnya sudah termasuk tempat menginap dan makan 3 kali sehari.

"Harga tiketnya sudah all-in. Kapal ini seperti hotel terapung, termasuk makan 3 kali sehari juga," tutur Wimbo.

3. Kelas 1 sampai kelas Ekonomi

(Sastri/detikTravel)
Naik kapal Pelni, traveler bisa memilih kelas untuk ruangan dan fasilitas menginap. KM Tilongkabila misalnya, punya 3 kelas yakni Kelas 1, Kelas 2, dan Kelas Ekonomi.

"Kelas 1 dan 2 tersedia dalam 2-6 kasur per kemar. Untuk kelas ekonomi, disediakan matras dan kamar mandi bersama. Namun semua ruangan, termasuk Ekonomi sudah ber-AC," papar Wimbo.

4. Surganya human interest

(Sastri/detikTravel)
Traveling naik kapal Pelni, dijamin Anda tak akan mati gaya. Banyak hal yang bisa dilakukan di atas kapal. Anda bisa blusukan mengelilingi kapal mulai dari dek Kelas Ekonomi, dek Kelas 1 dan 2, dapur, ruang makan, kafetaria, sampai anjungan. Semua ruangan di kapal adalah objek foto human interest yang sangat apik.

"Kalau ke Anjungan perlu izin khusus, karena tempatnya nahkoda. Tapi awak kapal seringkali baik dan mengizinkan masuk, asal Anda tidak mengambil atau mengoprek apapun di dalamnya," tutur Wimbo.

5. Sunrise dan sunset di kapal

(Sastri/detikTravel)
Melihat sunrise dan sunset di atas kapal, tentunya pengalaman yang tak ada duanya. Dari atas kapal terutama geladak, Anda bisa melihat matahari terbenam di peraduan. Benar-benar seperti tenggelam ke dalam laut di ujung cakrawala!

Saat pagi, Anda bisa melihat semburat cahaya matahari perlahan muncul dari ufuk timur. Matahari yang bentuknya seperti bulat sempurna pun seperti muncul dari tengah lautan.

6. Calon kapal pesiar

(detikFoto)
Tak lama lagi, tepatnya bulan November 2014, PT Pelni (Persero) akan meresmikan wajah baru KM Kelud. Kapal berkapasitas 2.000 penumpang ini sedang dirombak habis, semua fasilitasnya diperbaharui sehingga mirip kapal pesiar.

"6 November nanti, KM Kelud akan diluncurkan dengan wajah baru. Semuanya diperbaharui dari luar sampai bagian-bagian dalamnya," kata Wimbo.

KM Kelud melayani rute Jakarta-Batam-Medan selama 7 hari. Kapal ini akan menjadi prototype dari kapal-kapal lain milik PT Pelni (Persero). Semua kapal penumpang lainnya nanti akan dipugar seperti KM Kelud.

"Begitu juga dengan 3 kapal lainnya, KM Tidar, KM Wilis, dan KM Pangrango. Rencananya keempat kapal itu akan rampung direnovasi akhir tahun ini," tutup Wimbo.
Halaman 2 dari 7
Indonesia adalah negara kepulauan, dan naik kapal Pelni adalah cara terbaik menjangkau pulau-pulau paling terpencil di Nusantara. Bayangkan saja, Pelni punya 25 kapal penumpang yang melayani lebih dari 1.300 rute.

"Banyak rute yang melayani daerah wisata. Mulai dari Sabang, Wakatobi, Labuan Bajo, Togean, sampai Raja Ampat," tutur Direktur Utama PT Pelni (Persero), Sulistyo Wimbo Hardjito saat berlayar di KM Tilongkabila beberapa waktu lalu.

Tak jarang, perjalanan naik kapal Pelni memakan waktu berhari-hari. Namun tak perlu kuatir, harga tiketnya sudah termasuk tempat menginap dan makan 3 kali sehari.

"Harga tiketnya sudah all-in. Kapal ini seperti hotel terapung, termasuk makan 3 kali sehari juga," tutur Wimbo.

Naik kapal Pelni, traveler bisa memilih kelas untuk ruangan dan fasilitas menginap. KM Tilongkabila misalnya, punya 3 kelas yakni Kelas 1, Kelas 2, dan Kelas Ekonomi.

"Kelas 1 dan 2 tersedia dalam 2-6 kasur per kemar. Untuk kelas ekonomi, disediakan matras dan kamar mandi bersama. Namun semua ruangan, termasuk Ekonomi sudah ber-AC," papar Wimbo.

Traveling naik kapal Pelni, dijamin Anda tak akan mati gaya. Banyak hal yang bisa dilakukan di atas kapal. Anda bisa blusukan mengelilingi kapal mulai dari dek Kelas Ekonomi, dek Kelas 1 dan 2, dapur, ruang makan, kafetaria, sampai anjungan. Semua ruangan di kapal adalah objek foto human interest yang sangat apik.

"Kalau ke Anjungan perlu izin khusus, karena tempatnya nahkoda. Tapi awak kapal seringkali baik dan mengizinkan masuk, asal Anda tidak mengambil atau mengoprek apapun di dalamnya," tutur Wimbo.

Melihat sunrise dan sunset di atas kapal, tentunya pengalaman yang tak ada duanya. Dari atas kapal terutama geladak, Anda bisa melihat matahari terbenam di peraduan. Benar-benar seperti tenggelam ke dalam laut di ujung cakrawala!

Saat pagi, Anda bisa melihat semburat cahaya matahari perlahan muncul dari ufuk timur. Matahari yang bentuknya seperti bulat sempurna pun seperti muncul dari tengah lautan.

Tak lama lagi, tepatnya bulan November 2014, PT Pelni (Persero) akan meresmikan wajah baru KM Kelud. Kapal berkapasitas 2.000 penumpang ini sedang dirombak habis, semua fasilitasnya diperbaharui sehingga mirip kapal pesiar.

"6 November nanti, KM Kelud akan diluncurkan dengan wajah baru. Semuanya diperbaharui dari luar sampai bagian-bagian dalamnya," kata Wimbo.

KM Kelud melayani rute Jakarta-Batam-Medan selama 7 hari. Kapal ini akan menjadi prototype dari kapal-kapal lain milik PT Pelni (Persero). Semua kapal penumpang lainnya nanti akan dipugar seperti KM Kelud.

"Begitu juga dengan 3 kapal lainnya, KM Tidar, KM Wilis, dan KM Pangrango. Rencananya keempat kapal itu akan rampung direnovasi akhir tahun ini," tutup Wimbo.

(sst/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads