Pasir putih menghampar sepanjang 3 Km di sebuah teluk di Desa Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Di tengah teluk tersebut terdapat gunung kecil, yang diberi nama Pulau Merah karena tanahnya yang berwarna merah.
Inilah Pantai Pulau Merah, destinasi favorit para peselancar dunia. Pantai ini punya beberapa kemiripan dengan Kuta di Bali. Kursi berjemur berderet rapi di pinggir pantai. Ombaknya sangat sesuai untuk berselancar, pun tak berbahaya untuk berenang. Panorama sunset di pantai ini juga memukau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rupanya sudah sejak lama berselancar menjadi 'jati diri' Pantai Pulau Merah. Saat detikTravel berkunjung beberapa waktu lalu, sekelompok anak kecil asyik bermain ombak di atas papan selancar. Mereka berkali-kali jatuh, namun senantiasa kembali bangun.
Tak heran pada Mei 2013, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar International Surfing Competition. Kali ini, peselancar dari 20 negara menikmati ombak yang bisa mencapai 4-5 meter. Apalagi, Pantai Pulau Merah tidak memiliki batu karang seperti halnya Pantai Plengkung.
Traveler bisa mencoba berselancar dengan menyewa papan, Rp 25.000-30.000 saja. Jangan takut tenggelam, para lifeguard berbaju oranye selalu siaga dari pagi sampai malam. Ada sekitar 15 lifeguard yang bergantian jaga di pesisir Pantai Pulau Merah.
Tak minat berselancar? Masih banyak aktivitas seru yang bisa Anda lakukan. Berenang, bermain voli, menyewa perahu untuk memancing, juga jalan kaki menyusuri pantai. Jika air sedang surut, traveler bisa berjalan kaki ke Pulau Merah. Jaraknya tak sampai 100 meter dari bibir pantai.
Mau bersantai menikmati pantai? Tinggal sewa kursi berpayung, Rp 35.000 tanpa batasan waktu. Di sini juga berderet banyak kios dan kedai makanan, Anda tak perlu kelaparan. Es kelapa muda tersedia di tiap warung. Segar!
Pantai Pulau Merah terletak sekitar 60 Km arah selatan Banyuwangi. Harga tiket masuk ke Pantai Pulau Merah hanya Rp 5.000 per orang. Kendaraan roda dua dibanderol Rp 3.000, kendaraan roda empat Rp 5.000, dan kendaraan besar seperti bus wisata Rp 10.000.
Meski mulai ramai turis, kebersihan Pantai Pulau Merah pun terjaga. Tong sampah bisa ditemukan di banyak tempat, petugas kebersihan senantiasa memunguti sampah yang tercecer. Wisatawan pun diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan. Wah, Pantai Kuta bisa kalah pamor nih!
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru