Liburan ke Flores, 3 Hari Puas di Labuan Bajo
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

100 Ide Traveling Seru 2015

Liburan ke Flores, 3 Hari Puas di Labuan Bajo

- detikTravel
Rabu, 17 Des 2014 18:50 WIB
Liburan ke Flores, 3 Hari Puas di Labuan Bajo
(Sastri/detikTravel)
Jakarta - Setelah masuk dalam daftar New7Wonders, Pulau Komodo makin banyak didatangi wisatawan. Nah, selain itu, masih banyak lagi destinasi yang bisa didatangi di sana. Ini itinerary untuk liburan 3 hari di sana.

Flores menawarkan eksotisme Indonesia timur. Alam liar, savana, pesona flora dan fauna di atas dan bawah lautnya begitu menawan. Destinasi alamnya begitu komplit dengan aneka kontur yang menawan.

Mulai dari bermain air hingga naik ke bukit. Semua bisa dilakukan di Labuan Bajo, Flores. Disusun detikTravel, berikut itinerary 3 hari puas di Labuan Bajo.

Β 

1. Hari ke-1 siang: Gua Labuan Cermin

(Sastri/detikTravel)
Dengan asumsi sampai pada siang hari, Anda hanya bisa mendatangi beberapa tempat di hari pertama. Berada di Wae Sambi, Labuan Bajo, Flores, Gua Labuan Cermin jadi destinasi pilihan banyak wisatawan karena tergolong mudah dijangkau. Tidak terlalu jauh dari pusat kota, namun suasananya masih sangat alami.

Menurut cerita, gua ini bisa memantulkan cahaya seperti cermin saat musim hujan. Kisah lainnya adalah, area di gua ini dahulu ada di bawah air. Karena ada fosil penyu di dinding gua. Padahal gua ini berada di dataran yang cukup tinggi.

2. Hari ke-1 sore: Pelabuhan Labuan Bajo

(Agung/detikTravel)
Sore menjelang, saatnya menunggu sunset. Salah satu tempat tepat menunggu sunset adalah Pelabuhan Labuan Bajo. Kapal yang berbaris rapi dengan latar perbukitan dan sunset jadi pemandangan yang sempurna.

Keluarkan kamera Anda, dan jeprat-jepretlah sepuasnya. Pemandangan Labuhan Bajo memang mempesona.

3. Hari ke-2 pagi: Pulau Rinca

(Shafa/detikTravel)
Hari kedua di Labuhan Bajo. Pagi hari, pulau pertama yang bisa didatangi sebelum Pulau Komodo adalah Pulau Rinca. Di sini, komodonya cenderung lebih kecil dan aktif. Namun, lanskap yang ada di pulau ini lebih eksotis dan indah.

Saat musim hujan, padang savana hijau siap menyambut. Rute dari easy, medium dan hard siap membawa Anda ke pengalaman yang berbeda. Saat musim panas, savana berwarna kekuningan membuat Anda serasa di Afrika.

4. Hari ke-2 siang: Pulau Komodo

(Shafa/detikTravel)
Rasanya tak puas mendatangi Pulau Komodo. Di sana, lanskapnya mirip dengan Pulau Rinca hanya saja lebih banyak hutannya. Wisatawan yang datang bisa memilih treknya sekaligus mencari di mana keberadaan sang komodo.

Pulau ini juga punya titik pandang yang cantik yaitu di sebuah bukit. Dari Fregata Hill, wisatawan bisa melihat pemandangan cantik dari ketinggian. Dari mulai kapal yang berlabuh hingga birunya air dan langit.

5. Hari ke-2 siang: Pink Beach

(Dadan/detikTravel)
Jangan langsung pulang saat ke Pulau Komodo karena ada Pink Beach atau yang biasa disebut Kolam Merah oleh orang lokal. Ini lantaran karena pasir yang di sana berwarna pink terutama saat terkena cahaya matahari.

Selain itu, pemandangan di sini cantiknya bukan main. Baik di atas atau bawah air, semuanya indah. Pastikan Anda snorkeling karena terumbu karangnya sungguh memesona!

6. Hari ke-2 sore: Pulau Kelor

(Shafa/detikTravel)
Selagi jalan pulang, ada banyak pulau yang bisa didatangi. Salah satunya adalah Pulau Kelor. Di sini, bermain air di pantainya jadi favorit para wisatawan.

Airnya jernih, pasirnya putih, pulaunya pun sepi karena tak berpenghuni. Sempurna!

7. Hari ke-2 sore: Pulau Kalong

(Shafa/detikTravel)
Siang hari, pulau ini terlihat biasa saja. Namun saat sore hari terutama saat mentari tenggelam, pulau ini menunjukkan keajaibannya. Ada ribuan kelelawar yang terbang menyebar menghias langit Flores yang sedang memerah.

Itulah mengapa dinamakan Pulau Kalong karena telah menjadi tempat tinggal para kelelawar tersebut. Letak pulau ini hanya 30 menit perjalanan dari Pelabuhan Labuan Bajo.

8. Hari ke-3 pagi: Bukit Cinta

(Shafa/detikTravel)
Dengan asumsi Anda pulang dengan pesawat yang siang hari, maka masih bisa mendatangi satu destinasi. Sebuah bukit di Labuan Bajo kerap dijadikan tempat pacaran bagi muda mudi setempat. Maka, disebutlah ia sebagai Bukit Cinta. Bukan hanya jadi tempat pacaran, tapi bukit ini juga menyajikan pemandangan indah.

Saat pagi hari, ini jadi tempat sempurna menunggu hadirnya sang mentari. Sedangkan saat siang atau sore hari, pemandangan Labuan Bajo dari ketinggian pun siap menggoda Anda.
Halaman 2 dari 9
Dengan asumsi sampai pada siang hari, Anda hanya bisa mendatangi beberapa tempat di hari pertama. Berada di Wae Sambi, Labuan Bajo, Flores, Gua Labuan Cermin jadi destinasi pilihan banyak wisatawan karena tergolong mudah dijangkau. Tidak terlalu jauh dari pusat kota, namun suasananya masih sangat alami.

Menurut cerita, gua ini bisa memantulkan cahaya seperti cermin saat musim hujan. Kisah lainnya adalah, area di gua ini dahulu ada di bawah air. Karena ada fosil penyu di dinding gua. Padahal gua ini berada di dataran yang cukup tinggi.

Sore menjelang, saatnya menunggu sunset. Salah satu tempat tepat menunggu sunset adalah Pelabuhan Labuan Bajo. Kapal yang berbaris rapi dengan latar perbukitan dan sunset jadi pemandangan yang sempurna.

Keluarkan kamera Anda, dan jeprat-jepretlah sepuasnya. Pemandangan Labuhan Bajo memang mempesona.

Hari kedua di Labuhan Bajo. Pagi hari, pulau pertama yang bisa didatangi sebelum Pulau Komodo adalah Pulau Rinca. Di sini, komodonya cenderung lebih kecil dan aktif. Namun, lanskap yang ada di pulau ini lebih eksotis dan indah.

Saat musim hujan, padang savana hijau siap menyambut. Rute dari easy, medium dan hard siap membawa Anda ke pengalaman yang berbeda. Saat musim panas, savana berwarna kekuningan membuat Anda serasa di Afrika.

Rasanya tak puas mendatangi Pulau Komodo. Di sana, lanskapnya mirip dengan Pulau Rinca hanya saja lebih banyak hutannya. Wisatawan yang datang bisa memilih treknya sekaligus mencari di mana keberadaan sang komodo.

Pulau ini juga punya titik pandang yang cantik yaitu di sebuah bukit. Dari Fregata Hill, wisatawan bisa melihat pemandangan cantik dari ketinggian. Dari mulai kapal yang berlabuh hingga birunya air dan langit.

Jangan langsung pulang saat ke Pulau Komodo karena ada Pink Beach atau yang biasa disebut Kolam Merah oleh orang lokal. Ini lantaran karena pasir yang di sana berwarna pink terutama saat terkena cahaya matahari.

Selain itu, pemandangan di sini cantiknya bukan main. Baik di atas atau bawah air, semuanya indah. Pastikan Anda snorkeling karena terumbu karangnya sungguh memesona!

Selagi jalan pulang, ada banyak pulau yang bisa didatangi. Salah satunya adalah Pulau Kelor. Di sini, bermain air di pantainya jadi favorit para wisatawan.

Airnya jernih, pasirnya putih, pulaunya pun sepi karena tak berpenghuni. Sempurna!

Siang hari, pulau ini terlihat biasa saja. Namun saat sore hari terutama saat mentari tenggelam, pulau ini menunjukkan keajaibannya. Ada ribuan kelelawar yang terbang menyebar menghias langit Flores yang sedang memerah.

Itulah mengapa dinamakan Pulau Kalong karena telah menjadi tempat tinggal para kelelawar tersebut. Letak pulau ini hanya 30 menit perjalanan dari Pelabuhan Labuan Bajo.

Dengan asumsi Anda pulang dengan pesawat yang siang hari, maka masih bisa mendatangi satu destinasi. Sebuah bukit di Labuan Bajo kerap dijadikan tempat pacaran bagi muda mudi setempat. Maka, disebutlah ia sebagai Bukit Cinta. Bukan hanya jadi tempat pacaran, tapi bukit ini juga menyajikan pemandangan indah.

Saat pagi hari, ini jadi tempat sempurna menunggu hadirnya sang mentari. Sedangkan saat siang atau sore hari, pemandangan Labuan Bajo dari ketinggian pun siap menggoda Anda.

(sst/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads