Seperti Ini Kuburan Kerajaan di Tana Toraja
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Seperti Ini Kuburan Kerajaan di Tana Toraja

- detikTravel
Jumat, 26 Des 2014 15:03 WIB
Seperti Ini Kuburan Kerajaan di Tana Toraja
Bukit Malilli di Ketekesu (Edward/detikTravel)
Jakarta -

Salah satu adat istiadat yang menarik dari Toraja lokasi kuburan di tebing gunung kapur. Salah satunya bukit Malilli milik kerajaan Ketekesu dari keluarga Sarungallo yang kini telah menjadi cagar budaya.

Tebing kapur bukit Malilli menjadi saksi bisu sejarah dari kerajaan Ketekesu. Ribuan tulang belulang berserakan sekitar bukit. Jika meniti satu persatu anak tangga yang mengelilingi bukit. Terlihat lubang dan Enrong (Peti Mati-red) yang keropos berisikan tulang belulang keturunan Kerajaan Ketekesu.

Tak sedikit juga wisatawan domestik yang sengaja datang untuk berselfie bersama tengkorak tersebut. Berbekal tongsis (Tongkat Narsis-red), mereka mengambil foto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yuk sini, yuk kita foto sama ini buat kenang-kenangan pernah datang ke Toraja," ujar Iis salah seorang wisatawan domestik, Kamis (25/12/2014).

Jika mengunjungi Bukit Malilli di Ketekesu jangan heran jika melihat botol minuman soda, bungkus makanan berserakan di sekitar kerangka. Lantaran bagi masyarakat Toraja Utara, hal itu dianggap sebagai bagian dari seserahan saat ziarah ke makam keluarganya.

"Ini memang seserahan, ibaratnya kalau kita ziarah ke makam pasti suka bawa sesuatu, nah ini biasanya keluarga yang meninggal ketika datang dia akan membawa makan kesukaannya," ujar Desi (23) warga sekitar Ketekesu yang berprofesi sebagai penyewa senter.

Ia menjelaskan dahulu tebing ini digunakan hanya untuk keluarga bangsawan. Namun Seiring waktu telah terjadi perubahan budaya.

"Kalau dulu semakin tinggi lokasi kuburannya di tebing maka makin tinggi derajat, tapi sekarang mereka kalau tidak punya biaya bisa menggunakan tebing, kalau sudah mapan seperti dibawa dibuatkan rumah pemakaman," tutupnya.

Penasaran kisah selanjut, nantikan reportase detikTravel bersama PT Sewatama di Tanah Toraja, Sulawesi Selatan.

(shf/shf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads