Nikoi, Pulau Waiting List di Kepulauan Riau

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Nikoi, Pulau Waiting List di Kepulauan Riau

- detikTravel
Selasa, 24 Feb 2015 18:45 WIB
Nikoi, Pulau Waiting List di Kepulauan Riau
Perairan di sekitar pulaunya yang jernih (Bagus/detikTravel)
Tanjung Pinang - Indonesia adalah surganya wisata bahari dengan ribuan pulau yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Di Kepulauan Riau, terdapat Pulau Nikoi yang seluas 15 hektar dan bagiakan pulau pribadi. Kalau mau ke sana, 'waiting list' dulu 3 bulan sebelumnya!

Pulau Nikoi terletak di sebelah timur dari Pulau Bintan, Kepulauan Riau yang dapat ditempuh dengan speedboat sekitar 15 menit saja. Pulau ini pun hanya berjarak 85 kilometer saja dari Singapura sehingga banyak wisatawan mancanegara yang rela antre untuk reservasi.

Pulau ini dikelilingi oleh pantai-pantai berpasir putih dengan pepohonan ratusan tahun yang menjulang di tengahnya. Batu-batu raksasa nan eksotis juga menghiasi tepi pantai, menambah pesona pulau ini yang tak ada duanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya ada 48 villa yang terdapat di Nikoi, pengelola dan Pemkab Bintan sepakat untuk tak menambah lagi jumlahnya. Tujuannya adalah untuk mempertahankan keasrian lingkungan yang bebas dari limbah rumah tangga.

Jarak antara satu cottage dengan lainnya cukup berjauhan yang memanjang di dekat pantai. Semua cottage terbuat dari kayu dan dedaunan yang berasal dari hutan di tengah pulau itu. Termasuk pula dengan restoran yang juga didesain unik, berkesan tradisional, namun tetap terlihat mewah.

Harga untuk cottage dengan satu kamar dibanderol SGD 375 atau Rp 3.534.368, cottage dengan dua kamar berkisar antara SGD 620 hingga SGD 750, dan untuk cottage tiga kamar antara SGD 850 hingga SGD 1.050. Meski dipatok dengan dollar Singapura, namun semua transaksi dilakukan dengan mata uang Rupiah.

Tak ada kendaraan bermotor sama sekali pada pulau ini sehingga kualitas udara sangat terjaga. Sejauh mata memandang tak tampak sampah anorganik berceceran yang seringkali mencemari lingkungan tempat wisata lainnya. Hanya terlihat sampah berupa dedaunan kering yang memang sengaja dikumpulkan di bawah pohon untuk membuat pupuk secara alami.

Berbagai sport tourism ditawarkan oleh pengelola mulai dari kite surfing hingga menjelajah hutan. Ada pula laguna di atas bebatuan raksasa yang langsung dapat memandangi keindahan pantai Nusantara.

Tetapi harus bersabar bila Anda ingin mengajak keluarga berlibur di Pulau Nikoi, karena waiting list untuk reservasi rata-rata mencapai tiga bulan. Pulau ini bukan saja menjadi destinasi wisatawan domestik atau Asia saja, tetapi keindahan Nikoi juga terdengar hingga penjuru Eropa.

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads