Unik! Batu Hijau Raksasa di Air Terjun Plosoan, Banyuwangi

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Unik! Batu Hijau Raksasa di Air Terjun Plosoan, Banyuwangi

- detikTravel
Kamis, 26 Mar 2015 19:17 WIB
Unik! Batu Hijau Raksasa di Air Terjun Plosoan, Banyuwangi
Batu hijau di air terjun Plosoan memang tidak kentara saat difoto (Ardian/detikTravel)
Banyuwangi - Saat liburan ke Pantai Wedi Ireng di Banyuwangi, sempatkan untuk menengok air terjun Plosoan. Di sana ada air terjun yang meluncur turun di atas batu raksasa berwarna kehijauan.

Jaraknya sekitar 1 km dari bibir pantai. Selain itu, pemandangan hutan di sepanjang jalan menuju air terjun ini, cukup rindang dan menyejukkan.

"Air terjun ini namanya air terjun Plosoan. Karena batu yang dialiri air ini bentuknya seperti keloso (tikar). Tingginya sekitar 10 meter. Dengan air mengalir di atasnya," ujar Wagiman, salah satu pemandu wisata pantai Wedi Ireng, kepada detikTravel Kamis (26/3/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yang menarik adalah warna batu yang dialiri air berwarna hijau. Warna hijau ini bukan karena lumut. Tapi memang warna hijau dari batu yang alami.

"Ini warnanya hijau asli. Bukan lumut lho. Kalau lumut pasti licin. Ini asli berwarna hijau," ujar Wagiman.

Air terjun Plosoan ini memang sangat segar. Apalagi saat kita sudah puas menikmati panasnya Pantai Wedi Ireng, menikmati segarnya air terjun ini seperti di surga.

Namun, butuh perjuangan untuk sampai ke sana. Jalan yang dilalui memang tidak terlalu mendaki. Namun medan yang sulit dengan semak belukar yang menghalang sedikit banyak jadi penghalang. Selain itu, menyebrangi anak sungai dan kayu-kayu tumbang juga hal yang menantang menuju air terjun tersebut.

"Ini masih belum ada yang tahu. Saya dan anak saya yang membuka akses ini," tambahnya.

β€ŽSementara itu, Bryan salah satu wisatawan dari Bali mengaku takjub dengan air terjun Plosoan ini. Air yang mengalir di atas batu dengan warna hijau ini cukup alami. Dirinya mengaku baru kali ini melihat batu hijau yang sangat besar ini.

Meski melalui jalan terjal, namun dirinya mengaku puas melihat air terjun yang menyejukkan tersebut.

"Ini harus dijaga. Sebab ini kalau diexploitasi untuk batu akik bisa habis. Jangan sampai ini hilang karena keserakahan manusia," ujarnya.

(shf/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads