Jamur pelawan hidup di hutan pohon pelawan, Kabupaten Bangka Tengah, Pulau Bangka, Provinsi Bangka Belitung. Jamur berwarna merah ini merupakan yang termahal se-Indonesia, harganya mencapai Rp 2 juta per kilogram!
"Harganya Rp 1,4-2 juta per kilo untuk jamur kering," tutur Zainuddin (35), pengelola Hutan Pelawan di Kabupaten Bangka Tengah beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hujannya harus ada petir. Orang sini percaya kalau ada petir, jamurnya baru keluar," tambahnya.
Biasanya jamur pelawan tumbuh antara bulan September sampai Oktober. Satu tahun hanya 1-2 kali panen.
"Para peneliti dari Jepang juga masih bolak-balik untuk meneliti. Soalnya nggak tumbuh di tempat lain," tambah Zainuddin.
Mayoritas jamur pelawan dijual dalam bentuk kering. Traveler juga bisa mencicipi olahannya langsung di area Hutan Pelawan yang dikelola warga setempat.
"Biasanya dimasak santan, seperti semur," kata Zainuddin.
Jamur pelawan juga merupakan salah satu menu makanan yang disuguhkan dalam tradisi makan khas Bangka, 'makan bedulang'. Di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Anda bisa mencicipi nasi bedulang berisi 6 lauk untuk 4-5 orang, seharga Rp 300 ribu.
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun