Pantai-pantai di Bangka memang berbeda tipe dengan yang ada di Belitung. Meski tidak memiliki batu-batu granit yang besar, pantai-pantai di Bangka memiliki kontur yang landai, berpasir putih dan asyik untuk berjemur.
Disusun detikTravel, Kamis (30/7/2015) berikut 7 pantai cantik di Bangka yang bakal membuat kamu ketagihan liburan ke sana:
1. Pantai Pasir Padi
|
(Sancelim/d'Traveler)
|
Pantai Pasir Padi memiliki garis pantai sepanjang 100-300 meter. Maka dari itu, kamu bisa mencari tempat yang asyik untuk bersantai di sana. Belum lagi, kontur pasir yang padat, putih dan halus bikin betah berlama-lama di pantainya.
Pasir pantainya sangat halus dan putih bersih. Selain berjemur, banyak wisatawan yang bermain bola atau berjalan dengan kaki telanjang menyusuri pantainya. Pohon-pohon kelapa di sepanjang pantai menjadi pelengkap suasana liburan.
Jika ingin menghabiskan waktu berlama-lama di sana, Anda bisa menginap di beberapa hotel dan penginapan di dekat pantainya. Ada juga fasilitas lain berupa restoran atau rumah makan di sepanjang pantai yang menyediakan aneka macam seafood nan lezat. Satu lagi, panorama matahari terbit alias sunrise terkenal indah lho di sana!
2. Pantai Rambak
|
(Anggi Agistia/d'Traveler)
|
Pantai Rambak menawarkan hamparan pasir putih yang lebar. Di beberapa sudut pantai, menjulang beberapa batuan granit berukuran raksasa yang cocok dijadikan spot untuk berfoto-foto. Lengkap!
Mau berenang? Silakan ceburkan diri ke airnya yang biru jernih. Ditambah pantainya yang masih bebas dari sampah, pasti lebih dari satu atau dua jam untuk bersantai di sana.
Untuk menuju Sungai Liat sendiri, traveler bisa menyewa mobil atau motor. Belum banyak angkutan umum di sana, sehingga ada baiknya sewa kendaraan dulu terlebih dulu.
3. Pantai Matras
|
(Darwance Law/d'Traveler)
|
Saat tiba di pantainya, hamparan pasir putih akan menyapu pandangan kamu. Terang saja, Pantai Matras memiliki pasir putih yang halus dan memanjang sekitar 3 km.
Pasirnya yang halus menjadi sajian utama dari pantai ini. Di depan kamu, ada lautan biru dengan awan-awan yang menghiasi langitnya. Sesuai namanya, pantai ini benar-benar seperti 'matras raksasa' untuk berleha-leha.
Tak sampai di situ, di tepian pantainya, air lautnya berwarna bening. Namun saat di tengah lautan, air lautnya berwarna biru nan sungguh menawan. Di bagian tepi pantai sebelah kiri dan kanannya, juga ada batu-batuan granit meski tidak sebesar di Belitung.
Saat lapar, di sekitar pantainya pun terdapat beberapa rumah makan. Kamu bisa mencoba aneka macam seafood dan meminum air kelapa yang segar. Pantai Matras sendiri punya lebar 20-30 meter. Benar-benar puas deh main ke pantai di sini!
4. Pantai Parai Tenggiri
|
(Darwance Law/d'Traveler)
|
Pantai pasirnya pun putih, serta air laut di sekitarnya jernih. Berenang atau mencoba berbagai permainan air di sana, jadi agenda yang menyenangkan selama mengunjungi Pantai Parai Tenggiri. Bebatuan granit di pesisir pantainya, membuat panorama di sana makin elok.
Saat ini, kawasan Pantai Parai Tenggiri ditetapkan sebagai kawasan wisata hijau dengan sebutan Parai Green Resort. Artinya, masyarakat dan wisatawan yang datang ke sana harus memiliki kepedulian yang besar terhadap usaha penyelamatan lingkungan. Caranya, dengan mengurangi penggunaan bahan-bahan yang dapat mencemari pantai, seperti plastik, serta menanam banyak pohon.
5. Pantai Teluk Limau
|
(Arif Budiman/d'Traveler)
|
Selain hamparan pasir putih dan bebatuan granit, di Pantai Teluk Limau kamu juga bisa melihat deretan perahu nelayan. Kamu pun dapat menyewanya untuk berkeliling perairan di sekitar pantainya.
6. Pantai Romodong
|
(Darwance Law/d'Traveler)
|
Keunikan Pantai Romodong, terletak begitu kamu akan masuk ke kawasan pantainya. Itu ditandai dengan dua batu hitam berukuran besar yang seolah menjadi gerbang. Di sanalah, biasanya wisatawan berhenti sejenak untuk berfoto-foto. Ayo, jangan mau kalah!
7. Pantai Penyusuk
|
(Darwance Law/d'Traveler)
|
Belum selesai, laut biru di depan mata dan ombak yang menghempas kencang membuat elok pandangan di depan mata. SUasana pantainya pun cukup sepi, yang membuat pantainya serasa milik pribadi.
Dari Kota Pangkalpinang, perjalanan ke sana memang menempuh waktu 3 jam lamanya. Tapi itu terbayar impas, dengan apa yang kamu lihat dan rasakan di pantainya. Ah... tak mau pulang saja rasanya.
Halaman 2 dari 8












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica