Masjid Baitul Hajj atau lebih dikenal dengan nama Masjid Kayu terletak di Desa Tuatunu. Dari Kota Pangkalpinang, desa ini berjarak tempuh sekitar 30 menit. Masjid ini menjadi bagian dari Keleka Community, komplek wisata yang menyuguhkan aneka tradisi dan kebudayaan khas Bangka.
Masjidnya diresmikan pada 12 Desember 2012 alias 12-12-12. Hanya butuh waktu 6 bulan untuk membuat masjid ini. Seperti namanya, seluruh bagian masjid terbuat dari kayu. Mulai dari lantai, langit-langit, tiang, tangga, sampai mimbar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, di dalam Masjid Kayu juga terdapat galeri yang memajang benda antik dan alat permainan khas anak-anak Bangka di masa lampau.
Selain Masjid Kayu, banyak tempat yang bisa traveler datangi di Keleka Community. Ada contoh rumah panggung yang menjadi ciri khas rumah kebun di Bangka, lengkap dengan Dapuk (tungku berkaki yang sering ditemui di rumah-rumah orang Bangka di masa lalu). Ada pula kolam pemancingan ikan, juga saung untuk bersantai dan menikmati makanan ringan. Masjid Kayu adalah destinasi wajib saat berkunjung ke Pulau Bangka.
(shf/fay)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
PDIP Vs PSI Soal Jokowi Jalani Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung
Di Lampung, Jokowi Jalani Tradisi Injak Kepala Kerbau