Wajah 6 Objek Wisata di Indonesia Saat Dikepung Asap

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Asap Ganggu Pariwisata

Wajah 6 Objek Wisata di Indonesia Saat Dikepung Asap

Johanes Randy - detikTravel
Rabu, 09 Sep 2015 14:50 WIB
Wajah 6 Objek Wisata di Indonesia Saat Dikepung Asap
(Pasang Mata)
Palembang - Sejumlah daerah di Pulau Sumatera dan Kalimantan didera kabut asap yang timbul dari sejumlah titik api. Sejumlah objek wisata favorit pun turut terkena efeknya. Setidaknya ada 6 objek wisata di Indonesia yang dikepung kabut asap.

Sejumah titik api yang disinyalir berasal dari Riau memberikan efek berantai pada sejumlah objek wisata di Pulau Sumatera hingga Kalimantan. Walau masih belum jelas apa penyebab dari kebakaran hutan tersebut, namun efeknya dirasakan di sejumlah objek wisata kenamaan.

Kabut asap pun sangat dirasa membatasai jarak pandang traveler di Danau Toba, Jembatan Ampera, hingga Masjid Raya Mujahidin di Pontianak. Itu pun baru sebagian. Dihimpun detikTravel, Rabu (9/9/2015) berikut 6 wajah objek wisata di Indonesia yang terdampak kabut asap:

Β 

Apakah Anda punya cerita liburan yang terganggu karena asap? Ceritakan kisah Anda ke redaksi@detik.travel. Kalau punya foto-foto objek wisata yang terhalang asap, jangan lupa kirim kontribusinya ke Pasangmata.com

1. Danau Toba, Toba Samosir

(Pasang Mata)
Berkunjung ke Sumatera Utara, traveler pastinya ingin singgah ke Danau Toba untuk melihat keindahannya. Namun keindahan Danau Toba merupakan salah satu yang yang terdampak dari kabut asap. Tidak hanya keindahannya yang tercoreng karena kabut asap, jarak pandang pun jadi terbatas.

Berdasarkan video yang dikirim salah satu pengguna Pasang Mata pada 1 September 2015 lalu, tampak pemandangan Danau Toba yang begitu muram. Jangankan dapat melihat warna hijau dan birunya Danau Toba, hanya tampak warna abu-abu yang berasal dari kabut asap.

Kemudian salah satu user Pasang Mata yang bernama Marzuki Sinambela juga sempat mengunggah kondisi Danau Toba pada 4 September 2015. Kabut asap memang sudah tidak separah di awal bulan, namun masih tampak mengganggu penglihatan.

2. Jembatan Ampera, Palembang

(Ivan Nur Rahman/Pasangmata.com)
Kota Palembang di Sumatera Selatan dikenal oleh traveler melalui Jembatan Ampera yang menjadi landmark kotanya. Namun apa daya, keindahannya pun harus tertutupi oleh kabut asap yang membatasi jarak pandang.

Seorang pengguna Pasang Mata pun sempat mengunggah sebuah foto Jembatan Ampera dari dalam mobilnya pada 26 Agustus 2015 lalu. Foto serupa juga diunggah pada tanggal 28 Agustus 2015 yang masih menampilkan Jembatan Ampera yang masih diselimuti kabut asap.

3. Jembatan Kuning Rengat, Inhil

(Sugirah Wahyuni/Pasangmata.com)
Sebagai salah satu tempat yang dicurigai sebagai pusat titik api, Provinsi Riau pun turut terkena langsung dampak dari kabut asap. Adapun salah satu objek wisata yang terkena dampaknya adalah Jembatan Kuning di Indragiri Hilir.

Jembatan kuning dikenal dengan warnanya yang kuning mentereng. Kabut asap yang terjadi bahkan sampai membuat warna jembatan menjadi seperti abu-abu. Berdasarkan salah satu foto dari pengguna Pasang Mata yang dikirim pada 7 Agustus 2015, Jembatan Kuning tampak begitu masam.

Melihat warna kuningnya saja bukan hal yang mudah di balik kabut asap yang membatasi. Tentu traveler pun akan berpikir dua kali untuk singgah di salah satu ikon kenamaan Kota Rengat tersebut.

4. Masjid Mujahidin, Pontianak

(Dadan/detikOto)
Walau tidak berada di Pulau Sumatera, namun Kota Pontianak di Kalimantan Barat turut terkena dampak dari kabut asap. Salah satu landmark utama Kota Pontianak yang terkena kabut asap adalah Masjid Agung Mujahidin yang sering jadi tempat singgah para traveler.

Berdasarkan foto yang didapat detikTravel pada 5 September 2015 lalu, tampak kalau kabut asap tipis sedikit mengurangi keindahan Masjid Mujahidin yang dikenal dengan kubah emas nan elegan. Sinarnya pun seakan meredup ditelan kabut asap yang terjadi.

5. Patung Selamat Datang, Pekanbaru

(Pasang Mata)
Apabila Jakarta punya Patung Selamat Datang di Bundaran HI, maka Pekanbaru juga punya patung dengan nama serupa di Simpang Empat SKA. Namun karena kabut asap yang terjadi, Patung Selamat Datang Pekanbaru juga tampak tidak indah.

Bahkan berdasarkan foto yang diunggah ke Pasang Mata pada 4 September 2015 kemarin, tampak kalau patung tersebut sedang mengenakan masker layaknya traveler yang menghindari kabut asap.

Usut boleh usut, masker tersebut sengaja dipasang oleh MAPALA Universitas Muhammadiyah Riau atau UMRI sebagai bentuk protes terhadap aksi pemerintah yang dianggap lamban dalam menangani kabut asap. Sudah terkena kabut asap, ditambahi masker dan spanduk pula..

6. Kawasan Wisata Mandeh, Pesisir Selatan

(Fitraya/detikTravel)
Sempat digadang-gadang sebagai Raja Ampatnya Sumatera Barat, kini keindahan Mandeh pun harus meredup sementara karena kabut asap yang melanda kawasan wisata tersebut. Alhasil tidak jauh berbeda dengan Danau Toba yang diselimuti asap, jarak pandang pun begitu terbatas di Mandeh.

Jumat (4/9) pekan lalu detikTravel sempat singgah ke Mandeh dan memotret kondisi pada saat itu. Tampak bukit Mandeh yang ditutupi oleh kabut asap yang berwarna abu-abu. Kabut asap memang belum sampai mengganggu pernafasan, namun sudah membuat wisatawan yang mau memfoto Kawasan Wisata Mandeh mati gaya.

Bagi traveler yang mau berkunjung ke sejumlah objek wisata di atas, mungkin ada baiknya jika terlebih dulu mengecek kondisi di tempat tujuan. Jika memang tujuannya ingin berwisata, pastikan kalau objek wisata yang ingin dikunjungi sudah terbebas dari kabut asap atau belum. Daripada malah kecewa nantinya.
Halaman 2 dari 7
Berkunjung ke Sumatera Utara, traveler pastinya ingin singgah ke Danau Toba untuk melihat keindahannya. Namun keindahan Danau Toba merupakan salah satu yang yang terdampak dari kabut asap. Tidak hanya keindahannya yang tercoreng karena kabut asap, jarak pandang pun jadi terbatas.

Berdasarkan video yang dikirim salah satu pengguna Pasang Mata pada 1 September 2015 lalu, tampak pemandangan Danau Toba yang begitu muram. Jangankan dapat melihat warna hijau dan birunya Danau Toba, hanya tampak warna abu-abu yang berasal dari kabut asap.

Kemudian salah satu user Pasang Mata yang bernama Marzuki Sinambela juga sempat mengunggah kondisi Danau Toba pada 4 September 2015. Kabut asap memang sudah tidak separah di awal bulan, namun masih tampak mengganggu penglihatan.

Kota Palembang di Sumatera Selatan dikenal oleh traveler melalui Jembatan Ampera yang menjadi landmark kotanya. Namun apa daya, keindahannya pun harus tertutupi oleh kabut asap yang membatasi jarak pandang.

Seorang pengguna Pasang Mata pun sempat mengunggah sebuah foto Jembatan Ampera dari dalam mobilnya pada 26 Agustus 2015 lalu. Foto serupa juga diunggah pada tanggal 28 Agustus 2015 yang masih menampilkan Jembatan Ampera yang masih diselimuti kabut asap.

Sebagai salah satu tempat yang dicurigai sebagai pusat titik api, Provinsi Riau pun turut terkena langsung dampak dari kabut asap. Adapun salah satu objek wisata yang terkena dampaknya adalah Jembatan Kuning di Indragiri Hilir.

Jembatan kuning dikenal dengan warnanya yang kuning mentereng. Kabut asap yang terjadi bahkan sampai membuat warna jembatan menjadi seperti abu-abu. Berdasarkan salah satu foto dari pengguna Pasang Mata yang dikirim pada 7 Agustus 2015, Jembatan Kuning tampak begitu masam.

Melihat warna kuningnya saja bukan hal yang mudah di balik kabut asap yang membatasi. Tentu traveler pun akan berpikir dua kali untuk singgah di salah satu ikon kenamaan Kota Rengat tersebut.

Walau tidak berada di Pulau Sumatera, namun Kota Pontianak di Kalimantan Barat turut terkena dampak dari kabut asap. Salah satu landmark utama Kota Pontianak yang terkena kabut asap adalah Masjid Agung Mujahidin yang sering jadi tempat singgah para traveler.

Berdasarkan foto yang didapat detikTravel pada 5 September 2015 lalu, tampak kalau kabut asap tipis sedikit mengurangi keindahan Masjid Mujahidin yang dikenal dengan kubah emas nan elegan. Sinarnya pun seakan meredup ditelan kabut asap yang terjadi.

Apabila Jakarta punya Patung Selamat Datang di Bundaran HI, maka Pekanbaru juga punya patung dengan nama serupa di Simpang Empat SKA. Namun karena kabut asap yang terjadi, Patung Selamat Datang Pekanbaru juga tampak tidak indah.

Bahkan berdasarkan foto yang diunggah ke Pasang Mata pada 4 September 2015 kemarin, tampak kalau patung tersebut sedang mengenakan masker layaknya traveler yang menghindari kabut asap.

Usut boleh usut, masker tersebut sengaja dipasang oleh MAPALA Universitas Muhammadiyah Riau atau UMRI sebagai bentuk protes terhadap aksi pemerintah yang dianggap lamban dalam menangani kabut asap. Sudah terkena kabut asap, ditambahi masker dan spanduk pula..

Sempat digadang-gadang sebagai Raja Ampatnya Sumatera Barat, kini keindahan Mandeh pun harus meredup sementara karena kabut asap yang melanda kawasan wisata tersebut. Alhasil tidak jauh berbeda dengan Danau Toba yang diselimuti asap, jarak pandang pun begitu terbatas di Mandeh.

Jumat (4/9) pekan lalu detikTravel sempat singgah ke Mandeh dan memotret kondisi pada saat itu. Tampak bukit Mandeh yang ditutupi oleh kabut asap yang berwarna abu-abu. Kabut asap memang belum sampai mengganggu pernafasan, namun sudah membuat wisatawan yang mau memfoto Kawasan Wisata Mandeh mati gaya.

Bagi traveler yang mau berkunjung ke sejumlah objek wisata di atas, mungkin ada baiknya jika terlebih dulu mengecek kondisi di tempat tujuan. Jika memang tujuannya ingin berwisata, pastikan kalau objek wisata yang ingin dikunjungi sudah terbebas dari kabut asap atau belum. Daripada malah kecewa nantinya.

(rdy/Aditya Fajar Indrawan)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads