Lembah Baliem di Papua memiliki alam yang subur serta budaya Suku Dani yang begitu kaya. Adapun hasil budaya Suku Dani dapat traveler lihat melalui kerajinan tangan mereka yang begitu beragam dan asli dibuat dari alam.
detikTravel yang singgah ke Kampung Anemaugi bersama rombongan Mahakarya Indonesia, Rabu (16/9/2015) sempat membeli kerajinan tangan Suku Dani yang dibuat langsung oleh mama - mama penghuni kampung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tas nokennya kakak, ada kalung juga, bantu - bantu kakak buat makan," ujar Mama Mika yang tengah menjajakan barang dagangannya.
Walau ada banyak sekali mama - mama yang menjajakan barang dagangannya dengan harga yang bersaing, umumnya barang yang ditawarkan bervariasi dari Rp 20 ribu - Rp 400 ribu rupiah. Ujung-ujungnya kembali pada kemampuan Anda untuk menawar harga. Kalau mahir bahkan bisa menawar hingga setengah harga!
Tapi Anda perlu ingat, biasanya para mama yang menjual suvenir tidak memiliki uang kembalian. Usahakan untuk membawa uang tunai, atau setidaknya gunakan uang Anda untuk membeli beberapa barang sekaligus untuk satu harga. Misalnya saja tiga kalung untuk Rp 50 ribu.
"Ini tiga kalung Rp 50 ribu saja kakak, sudah murah, tolong kakak," tawar Mama Mika
Pada akhirnya beberapa tas noken serta kalung dan gelang cantik pun saya bawa pulang untuk suvenir. Namun selain sebagai suvenir, gelang dan tas noken tentu bisa dipakai sendiri untuk menambah trendi penampilan bergaya etnik. Jangan melulu belanja di luar negeri, hasil karya anak bangsa tidak kalah keren kok!
(rdy/rdy)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama