"Kampung Batik Betawi Terogong sudah berdiri sejak 3 tahun lalu. Selain menjaga kelestarian batik Betawi, tempat ini juga menjadi tujuan wisata," ujar Siti Laela, pendiri Kampung Batik Betawi Terogong kepada detikTravel, Selasa (29/9/2015) kemarin.
Kampung Batik Betawi Terogong berlokasi di Jl Terogong III, Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Patokan menuju ke sana, adalah sekolah Jakarta International School atau Hotel Kristal. Dari situ, siap-siap masuk jalanan yang sempit dan dipenuhi oleh anak-anak kecil yang riang bermain. Suasana yang benar-benar jauh berbeda dengan kawasan elit di pusat Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laela pun menemani detikTravel untuk mengenal batik Betawi lebih dekat. Ibu dari tiga anak ini, menjelaskan panjang lebar soal sejarah tentang batik Betawi dan juga motif-motifnya yang berbeda dari daerah lain.
"Motif di batik Betawi mencirikan nuansa Betawi. Ada yang bergambar ondel-ondel, alat musik seperti tanjidor atau landmark seperti Monas dan Patung Pancoran," ujarnya.
BACA JUGA: Batik Betawi, Sempat Hilang Kini Ada Lagi
Laela menambahkan, beberapa motif lainnya tak kalah unik dan malah menggambarkan hal-hal soal Betawi yang belum diketahui banyak orang. Contohnya motif burung hong, pohon mengkudu sampai masjid Krukut yang merupakan salah satu bangunan bersejarah.
Kampung Batik Betawi Terogong pun memproduksi dua jenis batik, cap dan tulis. Harganya berbeda, batik tulis sedikit lebih mahal karena proses pembuatannya digambar dahulu.
"Kami memproduksi kain batik, pakaian jadi seperti kemeja dan daster. Ada juga sandal, tas dan dompet yang serba batik. Harga untuk satu potong pakaian batik mulai dari Rp 124 ribu sampai di atas Rp 1 juta," ujarnya.
Selain belanja, wisatawan ternyata dapat langsung mencoba ikut mencanting. Malah, Kampung Batik Betawi Terogong sudah kedatangan wisatawan mancanegara lho!
"Dari Jepang sudah pernah datang ke sini. Waktu itu, tur operatornya mengontak saya lebih dulu dan kami menyiapkan ruang khusus. Mereka kemudian mencanting, mempelajari sejarah batik dan mencoba masakan Betawi langsung. Mereka puas sekali," papar Laela.
Selain dari Jepang, beberapa turis dari Texas, AS juga pernah mampir ke Kampung Batik Betawi Terogong. Menariknya, mereka tahu informasi tentang kampung batik ini dari internet dan datang langsung tanpa pemandu.
Kampung Batik Betawi Terogong terbuka untuk wisatawan setiap hari. Namun lebih enak datang saat akhir pekan, karena saat itulah semua pengrajin berkumpul dan bisa menghabiskan waktu seharian untuk membatik.
"Orang mengenal Jakarta sebagai ibukota elit dan metropolitan. Maka dari itu, Kampung Batik Betawi ini menjadi sisi lain wisata Jakarta. Wisatawan yang datang ke sini dapat belajar membatik, mengenal kehidupan Betawi dan makan masakan Betawi," pungkas Laela yang pernah mendampingi Miss Universe 2014, Paulina Vega Dieppa membatik di Pendopo, Alam Sutera, Tangerang Selatan beberapa waktu lalu.
Seperti apa suasana di sana, yuk kita tonton videonya:
(aff/adf)










































