detikTravel mengunjungi Pantai Mawun bersama dengan rombongan Famtrip Jurnalis Tiongkok yang diundang oleh Kemenpar, Kamis (15/10) kemarin. Menikmati indahnya Pantai Mawun di sore hari menjadi agenda kami saat itu.
Pantai Mawun mempunyai bentuk cekungan seperti huruf U. Di sekelilingnya terdapat perbukitan hijau yang serupa benteng dengan gagahnya mengelilingi Pantai Mawun. Pasirnya putih halus, layaknya tepung beras. Ditambah laut jernih berwarna gradasi biru muda melengkapi pemandangan yang ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Wahyu/detikTravel)
Saat detikTravel berkunjung ke Pantai Mawun, hanya ada beberapa turis asing saja. Turis lokal juga ada, namun jumlahnya tidak banyak, tidak sebanyak di Pantai Selong Belanak. Kebanyakan dari mereka hanya duduk-duduk di kursi malas, menikmati suasana sore hari yang damai di Pantai Mawun.
Fasilitas di Pantai Mawun terbilang cukup lengkap, ada Gazebo serta kursi pantai berpayung yang tersebar di sepanjang pantai tersebut. Pedagang makanan dan minuman juga bisa dijumpai dengan mudah di sana. Harganya tentu saja kelas kaki lima dan cukup ramah di kantong.
Aktivitas pedagang kain tenun khas Lombok yang menjajakan dagangannya secara keliling ke para turis juga jadi pemandangan tersendiri. Mereka mungkin akan memasang muka memelas ketika menawarkan dagangannya, namun tolak saja dengan cara halus bila memang kita tidak tertarik, niscaya mereka akan menyingkir dengan sendirinya.
Terlepas dari itu semua, Pantai Mawun layak untuk menjadi destinasi liburan Anda berikutnya di Lombok. Akses menuju Pantai Mawun juga cukup mulus, mudah dan hanya berjarak sekitar 20-30 menit dari Pantai Selong Belanak. Kapan lagi punya pantai pribadi seindah Pantai Mawun?
(Wahyu/detikTravel)
(rdy/shf)











































Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Viral Turis Lokal Diusir dari Pantai Bali, Pemilik Warung Klarifikasi
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar