Bukan di Thailand, Ini Patung Buddha Tidur Raksasa di Bogor

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bukan di Thailand, Ini Patung Buddha Tidur Raksasa di Bogor

Kurnia Yustiana - detikTravel
Rabu, 16 Des 2015 08:22 WIB
Bukan di Thailand, Ini Patung Buddha Tidur Raksasa di Bogor
Patung Buddha tidur raksasa di Bogor (Kurnia/detikTravel)
Bogor - Banyak traveler ke Thailand demi melihat patung Buddha tidur raksasa. Padahal tidak usah jauh-jauh, di Bogor juga ada patung semacam itu.

Banyak sekali hal menarik yang bisa ditemukan saat menjelajah Bogor. Selain punya kebun raya, ada juga patung Buddha tidur raksasa yang terbaring nyaman di Vihara Buddha Dharma 8 Pho Sat. Lokasinya di Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor.

detikTravel melihat langsung patung Buddha tidur raksasa di vihara tersebut dalam acara Jalan-jalan Seru Bogor bersama Ezytravel pada hari Selasa (15/12/2015) sore. Saat itu suasana cukup dingin dengan gerimis yang tak kunjung reda. Namun rombongan kami tetap semangat wisata religi ke vihara tersebut, beberapa turis lain pun juga tampak berada di vihara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Vihara sudah dibangun sejak sekitar tahun 2005, namun patung Buddha tidur raksasa baru mulai dibuat sekitar tahun 2010. Pembuatannya dimulai setelah seorang pengurus Vihara bernama Andy Suwanto Dhanujaya atau Ade mendapat wangsit untuk mendirikan patung.


Patung Buddha tidur ini panjangnya 18 meter (Kurnia/detikTravel)

"Memang awal mula berdirinya itu atas dasar ketua pembina mendapat semacam petunjuk, untuk mendirikan Buddha tidur. Kalau ada Buddha tidur ini juga bakal dikenal banyak orang.," ujar Andrean Halim, seorang pengurus vihara ketika berbincang dengan awak media.

Ia juga mengatakan bahwa posisi Buddha tidur ini mengandung makna. Ada dua makna di balik posisi berbaring itu.

"Kenapa dalam posisi berbaring? Ada dua makna. Karena meditasi Buddha ada duduk, berdiri, berbaring. Kedua, saat sang Buddha wafat itu posisinya berbaring seperti ini," jelas Andrean.

Patung Buddha tidur raksasa dibangun sepanjang 18 meter dengan tinggi 3,75 meter. Sedangkan panjang dipan di bawah patung mencapai 22 meter. Pada patung ini, Buddha digambarkan sedang menggunakan pakaian berwarna emas dan ada lambang Swastika di dadanya.

Wisatawan yang datang boleh masuk ke Vihara dan melihat patung Buddha tidur dari dekat walaupun tidak untuk beribadah. Andrean mengatakan bahwa pengunjung yang datang untuk melihat patung Buddha ini juga akhir-akhir ini semakin ramai.


Patung Buddha tidur ini makin banyak dikunjungi turis (Kurnia/detikTravel)

Banyak yang mengagumi patung dan foto-foto. Memotret memang diperbolehkan, yang penting tetap sopan dan sebisa mungkin posisi memotret tidak membelakangi Buddha serta menutupi bagian kepala Buddha.

Untuk berkunjung ke vihara pun gratis lho. Wisatawan juga akan mendapat buku mengenai vihara dan bisa berkeliling ke berbagai bagian vihara. Selain patung Buddha tidur raksasa, memang ada juga ruang tri dharma dan tempat berdoa dengan patung 8 Pho Sat seperti Dewi Kwan Im.

Bagi yang ingin berkunjung, bisa datang setiap hari mulai sekitar pukul 07.00 hingga 22.00 WIB. Biasanya, setiap hari akan ada pengurus vihara di sana yang bisa menjadi guide selama wisatawan berkunjung.

Cara ke sana:

Kalau dari Jakarta, traveler bisa naik commuter line dan turun di Stasiun Bogor. Dari stasiun jalan kaki ke Terminal Merdeka, lalu naik angkot 06 tujuan Parung. Kemudian, setelah melewati gerbang perumahan Billabong, berhentilah di pertigaan makam Giri Tama atau Gang PWRI, dilanjut naik ojek sampai vihara.

(krn/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads