Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 26 Des 2015 10:15 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Liburan ke Solo, Wajib Wisata Kuliner di 2 Warung Legendaris

Muchus Budi R.
detikTravel
Foto: Muchus/detikTravel
Jakarta - Traveler yang menghabiskan liburan Natal di Solo, jangan lupa mencicipi kuliner istimewa. Ada 2 warung legendaris yang bikin 'keplek ilat', alias main lidah!

'Keplek ilat' secara harafiah artinya main lidah. Istilah ini menunjukkan warga Solo suka memanjakan selera makannya. Solo memang terkenal dengan berbagai menu masakan istimewa dan cita rasa yang telah tersohor. Dari banyak yang sudah terkenal, jangan lupa mampir di kedua warung legendaris ini.

Soto Trisakti di Jalan Kalilalarangan adalah salah satu warung yang menyajikan soto khas citarasa Solo yang terkenal. Kuahnya yang agak kental meruakkan rasa gurih khas makanan Solo. Porsi yang tidak seberapa banyak serta kuahnya yang panas dan lezat, sangat cocok untuk sarapan Anda; memulai hari dengan nikmatnya Soto Solo.


Soto Trisakti (Muchus/detikTravel)

Pengelola yang sekarang, Haji Suparno, adalah generasi ketiga. Soto Trisakti dirintis oleh Ahmad Dikromo, kakek Suparno, sejak tahun 1962. Lokasinya nempel gedung bioskop Trisaksi, sehingga kemudian terkenal dengan nama Soto Trisakti. Bahkan ketiga bioskop itu telah tutup dan di lokasi itu berganti menjadi kantor bank, nama Trisaksi tetap saja lekat dan menjadi pengingat warung soto itu.


(Muchus/detikTravel)

Soto Trisakti buka sejak pukul 06.00 hingga 14.00 WIB. Untuk melengkapi hidangan, tersedia juga tahu goreng, tempe goreng, perkedel, sosis solo, sate telur puyuh, pindang, krupuk, sate paru, empal, hingga rambak kulit.

"Kami memahami cita rasa Solo. Untuk itu ada 13 jenis bumbu yang kami pakai untuk memunculkan cita rasa Solo yang terkenal itu. Pada hari-hari biasa, rata-rata kami menyajikan 400 mangkok per harinya. Kalau musim liburan seperti ini, kami menambah lebih banyak lagi karena permintaan melonjak," ujar Suparno.

Tengkleng Pak Manto (Muchus/detikTravel)

Pak Manto buka warung sejak pukul 06.30 hingga 19.00 WIB. Tapi di musim liburan panjang seperti ini, Anda memang harus datang lebih awal. Biasanya warung yang tak seberapa besar itu akan diantre oleh para pelancong yang ingin menikmati masakan Pak Manto. Saking banyaknya peminat, seringkali Pak Manto kehabisan stok tengkleng masak bahkan ketika masih siang hari.

Di warung itu Pak Manto juga menyediakan ada sate daging, sate buntel, maupun tongseng dan gule. Rasanya juga tak kalah enaknya. Namun yang paling favorit di warung Pak Manto adalah tengkleng ricanya.


(Muchus/detikTravel)

Tapi tentu saja tak hanya di dua tempat itu Anda bisa 'menikmati' Solo. Untuk menu soto Solo saja, Anda bisa memilih banyak warung soto lain yang juga tak kalah tersohor. Soto Gading di kawasan Gading adalah langganan mantan presiden Megawati. Ada lagi warung 'Soto Sore' yang memang buka sore hingga malam hari di Jaten, Soto Triwindu di kawasan Pasar Triwindu, Soto Seger Mbok Giyem di Jalan Bhayangkara, soto kwali Pak Gino di Sumber, Soto Kirana di Kawatan dan lain-lainnya.

Pilihan menu makan siang juga ada sate Pak Bejo di Lojiwetan yang merupakan langganan Presiden Joko Widodo, sate Mbok Galak di Sumber, gule goreng Ngarsopuro, sate buntel Pak Narto di Baturono, tengkleng kuah Mbak Dyah di Solobaru, Selat Mbak Lies di Dawung, maupun masakan serba Jawa di Baron.


(Muchus/detikTravel)

Malam hari Anda bisa datang di deretan warung-warung nasi liwet di Keprabon atau Lojiwetan. Sedangkan dinihari, sejak pukul 02.00 WIB hingga menjelang pagi Anda bisa memanjakan lidah di warung gudeg ceker Bu Kasno di Margoyudan. Menu ini merupakan langganan mantan presiden Gus Dur.

Silakan mencoba! Sekali merasakannya, selanjutnya Anda akan menjadi bagian dari komunitas 'Keplek Ilat'! (sst/sst)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA