Bukan di Thailand, Patung Buddha Tidur Ini Ada di Semarang

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bukan di Thailand, Patung Buddha Tidur Ini Ada di Semarang

Kurnia Yustiana - detikTravel
Senin, 28 Des 2015 12:10 WIB
Bukan di Thailand, Patung Buddha Tidur Ini Ada di Semarang
Patung Buddha tidur di Vihara Buddhagaya Watugong, Semarang (Kurnia/detikTravel)
Semarang - Patung Buddha tidur tak hanya bisa dilihat di Thailand. Di Indonesia, patung Buddha tidur juga ada di beberapa daerah, salah satunya di Semarang, Jawa Tengah.

Semarang mempunyai banyak pilihan tempat wisata religi. Salah satu tempat yang sayang untuk dilewatkan adalah Vihara Buddhagaya Watugong. Saat berkeliling di dalam area vihara ini, wisatawan bisa melihat patung Buddha tidur lho!

detikTravel melihat langsung patung Buddha tersebut ketika berkunjung ke Vihara Buddhagaya Watugong hari Minggu (27/12/2015) kemarin. Patung Buddha Parinibbana ini dibuat pada masa awal berdirinya vihara, yaitu sekitar tahun 1950-an.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


(Kurnia/detikTravel)

Posisi patung menggambarkan Sang Buddha Parinibbana dalam posisi tidur di bawah dua pohon sala. Untuk pakaian yang dikenakan tampak berwarna coklat tua, sedangkan bantal di bawah kepala berwarna merah. Di bagian depan patung ada tempat untuk berdoa.

Patung Buddha tidur ini pun ramai dihampiri pengunjung yang wisata religi ke Vihara Buddhagaya Watugong. Banyak wisatawan yang menghampiri kemudian berfoto di depan patung.


(Kurnia/detikTravel)

Tak jauh dari patung itu, ada Pagoda Avalokitesvara yang juga menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke vihara. Pagoda tersebut diresmikan tahun 2006 dan pernah tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pagoda tertinggi di Indonesia.

"Ada 7 tingkat, tingginya 45 meter. Dulu waktu peresmian memang disebut tertinggi di Indonesia," ujar Partono, penjaga Pagoda Avalokitesvara.

Pagoda terlihat indah dan menjulang tinggi dengan 7 tingkat. Di dalamnya ada patung Dewi Kwan She Im Po Sat berwarna emas dan ukurannya cukup besar. Pagoda ini digunakan sebagai salah satu tempat sembahyang umat Buddha di area vihara.

Turis yang ingin memotret bagian dalam pagoda boleh-boleh saja. Tapi pengambilan foto hanya diperbolehkan dari luar pintu lantai pertama pagoda, tidak boleh masuk ke dalam. Yang boleh masuk hanya umat yang ingin berdoa.


(Kurnia/detikTravel)

"Nggak boleh masuk pagoda kalau mau foto-foto. Kalau foto dari luar boleh asalkan kesadarannya kalau ini tempat ibadah," kata Partono.

Nah, selain patung Buddha tidur dan pagoda, masih banyak hal menarik yang bisa dilihat di Vihara Buddhagaya Watugong. Misalnya, pohon Bodhi yang ditanam sekitar tahun 1955, Dhammasala yang menjadi bangunan inti vihara, perpustakaan dan lain-lain.

Bagi traveler yang ingin berkunjung ke Vihara Buddhagaya Watugong bisa datang setiap hari pukul 07.00-21.00 WIB. Tidak ada biaya masuk, tapi silahkan saja jika ingin memberikan sumbangan.


(Kurnia/detikTravel)

(krn/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads