Sibolga adalah kota pantai di sisi barat Sumatera Utara yang mungkin namanya belum setenar Medan. Namun keindahan wisata di destinasi ini tak bisa dipandang sebelah mata.
Dengan adanya penerbangan langsung dari Jakarta, Kota Sibolga makin mudah dijangkau. Kota ini berjarak sekitar 40 menit dari bandara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Novi Kusumayanti/d'Traveler)
Sunset adalah waktu terbaik mengunjungi pantai ini. Tidak lain dan tidak bukan adalah karena pemandangan mentari tenggelamnya yang begitu indah.
Pelabuhan Sibolga juga merupakan pintu untuk menyeberang ke Pulau Nias yang menjadi favorit surfer dunia. Jika ingin mendatangi pantai lain, bisa menyewa perahu untuk menuju Batu Gajah. Pemandangan di sana pun tak kalah menarik.
Selesai menjelajah pantai, mari kita melancong ke masjid agung. Bernama Masjid Agung Sibolga, sudah tentu bangunannya besar dan megah. Jika ingin wisata religi, sempatkan untuk datang ke sini.
(Novi Kusumayanti/d'Traveler)
Penasaran dengan pemandangan Sibolga dari ketinggian? Cobalah ke Tanggo Saratus. Ini adalah tempat melihat suasana Sibolga dari atas bukit. Jangan lupa bawa kamera, karena pemandangan dari sini juga tak kalah indah.
Yang paling menarik dari kota ini adalah wisata kulinernya. Sebagai kota pesisir, sudah tentu ada kuliner seafood. Nah, Anda harus menjajal kerang rebus dengan sambal campuran cabai, nanas dan kacang. Nyam!
Kota ini juga punya kedai kopi legendaris yang tetap ramai hingga saat ini. Namanya Kedai Kopi Massa Kok Tong. Kedai ini sudah dibuka dari tahun 1925. Seruput kopinya dan nikmati sejarahnya.
Masih banyak lagi destinasi menarik di Sibolga. Kalau mau mengetahui informasi lebih banyak tentang wisata Sibolga, kini mudah didapat secara online dengan jaringan internet yang kuat di sana. Ayo ikuti Ekspedisi Langit Nusantara dan jadilah saksi keindahan Bumi Indonesia!
(shf/arradf)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun