Indah. Itulah kata yang pantas dideskripsikan untuk air terjun bernama Benang Kelambu yang terletak di Geopark Rinjani, Desa Aik Bukaq, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Air terjun tersebut berada di antara rumput-rumput yang menjuntai dari atas ke bawah. Hal itulah yang membuat air terjun ini dinamakan Benang Kelambu karena penampakannya menyerupai kelambu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Yudhistira/detikTravel)
Karena setelah tiba di kawasan Geopark Rinjani, saya harus menyewa motor seharga Rp 50 ribu untuk pulang pergi ke lokasi air terjun. Untuk menuju ke titik air terjun sebenarnya bisa dilakukan dengan dua cara yaitu jalan kaki dan naik sepeda motor.
Bila jalan kaki akan menempuh waktu sekitar 30 menit. Dan bila naik motor hanya 10 menit. Bagi Anda yang punya banyak waktu dan suka tracking, tak ada salahnya mencoba jalan kaki.
Tetapi bila Anda tak punya waktu banyak dan malas jalan, bisa dengan menggunakan sepeda motor. Sepeda motornya Anda bisa sewa pakai sopirnya atau tidak harganya tetap sama.
Menuju ke titik lokasi air terjun, jalannya cukup terjal. Saya sarankan Anda memilih motor yang manual dan bukan matic. Karena tanjakan yang curam bila Anda naik motor matic takut membuat rusak mesin motor.
Setelah tiba di atas di dekat lokasi, parkirkan motor Anda. Kemudian siapkan tenaga Anda untuk menuruni kurang lebih 30 anak tangga berkelok-kelok. Tetap hati-hati karena tangganya sedikit basah karena air pegunungannya pun ada yang melewati beberapa anak tangga.
(Yudhistira/detikTravel)
Tiba di air terjun, airnya sangat dingin sekali. Saat itu ramai pengunjungnya. Di air terjun ini, Anda juga bisa berendam. Oh ya, jangan lupa bila kemari bawa baju ganti. Karena banyak spot bagus untuk berfoto harus merelakan baju dan celana Anda basah.
Di sini ada beberapa spot terbaik untuk berfoto. Bagi Anda yang suka bergaya diharapkan Anda mencobanya. Yaitu Anda bisa berfoto di bawah air terjun yang berarti Anda musti basah-basahan dan siap menahan jatuhnya air terjun ke tubuh atau kepala Anda.
Bisa juga Anda foto di dekatnya saja tanpa perlu basah-basahan semua. Cukup kaki Anda saja. Atau Anda bisa berfoto di anak air terjun sambil duduk bersila. Dengan view air yang turun ke bawah. Atau juga Anda bisa berfoto di sela-sela anak air terjun. Semua bagus.
(Yudhistira/detikTravel)
Hampir dua jam saya berada di air terjun ini. Di lokasi yang sama juga terdapat Air Terjun Stokel. Namun karena jaraknya agak jauh dari Air Terjun Benang Kelambu walau satu lokasi, maka saya berencana mengunjunginya lain waktu.
Sebelum kembali ke parkiran motor, saya sarankan untuk kembali mempersiapkan tenaga dan kaki Anda. Karena bila menuju air terjun Anda turun tangga, maka bila pergi dari air terjun, Anda harus naik tangga.
(yds/shf)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru