Bagi traveler pecinta petualangan, Makassar bisa jadi destinasi menarik untuk long weekend. Berada tidak jauh di Maros, ada Gua Leang-leang yang punya lukisan prasejarah.
Berlokasi di Taman Nasional Bantimurung di Maros atau sekitar satu jam dari Makassar, traveler bisa singgah ke Taman Prasejarah Leang-leang. Ada lebih dari sekedar pemandangan di sana.
Dalam bahasa setempat, leang memiliki arti gua. Adapun gua yang paling terkenal di sana, adalah Leang Pettae dan Leang Petta Kere. Sejarahnya, kedua gua itu pertama kali ditemukan oleh dua arkeolog berkebangsaan Belanda pada tahun 1950.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lukisan pra-sejarah babi rusa (Endah RH/'Traveler)
Sedangkan di Gua Petta Kere yang berlokasi sekitar 300 meter dari Gua Pettae, ditemukan dua gambar babi rusa, 27 gambar telapak tangan, hingga alat tajam dan mata panah. Gua itu sendiri diperkirakan dihuni sekitar 5.000 tahun sebelum masehi.
Melihat lukisan tersebut, para ahli mengungkapkan bahwa gambar tersebut menceritakan tentang kehidupan sosial masyarakat pada zaman itu. Mulai dari aktivitas berburu hingga siatem kepercayaan yang dianut saat itu.
Untuk mencapainya traveler harus melewati puluhan anak tangga (Endah RH/'Traveler)
Namun jika ingin melihat lukisan pra-sejarah itu, dibutuhkan usaha yang tidak mudah. Sebelumnya traveler harus 26 tangga sebelum sampai di Gua pettae. Sedangkan untuk sampai di Gua Petta Kere, Anda harus menanjak lebih tinggi lagi sekitar 64 anak tangga.
Tertarik untuk mampir di galeri seni prasejarah ala Leang-leang? Anda bisa memulai perjalanan dari Bandara Sultan Hasanuddin dengan menumpang angkutan umum dari Makasar menuju Leang-leang.
Batua-batuan hitam di Leang-leang (Naryani Soepandi/d'traveller)
(/)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah