Mengintip Kolam Pemandian Selir Raja di Lombok

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mengintip Kolam Pemandian Selir Raja di Lombok

Afif Farhan - detikTravel
Senin, 23 Mei 2016 07:50 WIB
Mengintip Kolam Pemandian Selir Raja di Lombok
Inilah kolam pemandian selir di Taman Narmada, Lombok (Afif/detikTravel)
Narmada -

Lombok tak hanya punya Gunung Rinjani atau pulau-pulau Gili yang eksotis. Datanglah ke Taman Narmada, untuk melihat kolam pemandian para selir raja.

Taman Narmada berlokasi di Desa Lembuah, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, NTB. Taman ini merupakan salah satu situs bersejarah yang ada di Lombok.

"Taman ini dibuat oleh Raja Anak Agung dari Kerajaan Karangasem di Bali tahun 1727. Luasnya 10 hektar," ujar pemandu setempat, Edi Juasah kepada detikTravel akhir pekan kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Bale Terang, rumah Raja Anak Agung beristirahat di Taman Narmada (Afif/detikTravel)

Taman Naramda dibangun oleh Raja Anak Agung sebagai tempat peristirahatan. Taman ini bukan sembarang taman karena dibangun untuk menyerupai lanskap Gunung Rinjani dan juga memiliki kolam yang mirip dengan Danau Segara Anak.

Edi kemudian menjelaskan, mengapa dibangun dengan alasan tersebut, sebab sang Raja Anak Agung kala itu sudah tua dengan umur mencapai ratusan tahun. Dia pun tidak sanggup lagi untuk mendaki Gunung Rinjani dan melakukan upacara ritual umat Hindu untuk meminta hujan di Danau Segara Anak. Maka oleh karena itu, Raja Anak Agung membangun taman ini dan sekaligus melakukan ritualnya.


Replika Danau Segara Anak dengan permainan flying fox melintas di atasnya (Afif/detikTravel)

"Raja mengumpulkan seluruh ahli arsitektur kala itu untuk membangun Taman Narmada. Selain kolam yang dibuat menyerupai Segara Anakan, terdapat 4 kolam lainnya," terang Edi.

Keempat kolam itu, adalah 2 kolam prajurit, kolam pemandian raja dan kolam selir. Kolam selir inilah yang juga menarik untuk dilihat para pengunjung yang datang ke Taman Narmada.

"Kolam selir ini persisnya ada di bagian bawah dari bangunan rumah peristirahatan Raja Anak Agung di atas. Raja bisa melihat selirnya saat mandi," ucap Edi.


Kolam selir yang dilihat dari tempat raja beristirahat (Afif/detikTravel)

Kolam selir ini cukup luas berbentuk persegi panjang. Dalamnya 2 meter dan keasliannya masih dipertahankan sampai saat ini. Ada berapa selir yang mandi di sana dalam satu waktu?

"Bisa sampai 40 selir," jawab Edi.

Namun kini, kolam selir itu sudah tidak bisa digunakan lagi. Para wisatawan yang datang hanya bisa memandanginya dari dekat saja. Lagipula, airnya tidak lagi jernih seperti dulu.


Wisatawan berfoto-foto di sekitar kolam selir (Afif/detikTravel)

Tapi tak mengapa, kolam selirnya pun dapat menjadi objek foto yang menarik. Di dekatnya pun terdapat Bale Perirtaan yang konon mempunyai air awet muda. Khusus yang satu ini, akan detikTravel bahas di cerita yang berbeda.

"Taman Narmada bisa dibilang mirip seperti Taman Sari di Yogyakarta. Sama-sama tempat peristirahatan raja atau sultan dengan satu kolam khusus untuk selir," ungkap Edi yang sudah

Taman Narmada buka setiap hari dari pukul 06.00 sampai 17.30 WITA. Tiket masuknya murah, hanya Rp 6 ribu untuk wisatawan lokal dan Rp 10 ribu untuk turis mancanegara.


Dalam satu waktu, bayangkan ada 40 selir mandi di kolam ini (Afif/detikTravel)

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads