Kenapa Pohon di Taman Safari Diberi Pagar Kawat?

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kenapa Pohon di Taman Safari Diberi Pagar Kawat?

Wahyu Setyo Widodo - detikTravel
Kamis, 02 Jun 2016 11:50 WIB
Kenapa Pohon di Taman Safari Diberi Pagar Kawat?
Pohon pinus di Taman Safari yang dilindungi pagar kawat (Wahyu/detikTravel)
Prigen - Jika liburan ke Taman Safari perhatikan juga hal-hal kecil yang menarik. Misalnya, kenapa pohon di sana diberi pagar kawat?

Terkadang ada hal-hal kecil yang luput dari perhatian kita saat traveling. Tetapi terkadang memicu pertanyaan yang dilandasi oleh rasa penasaran. Seperti yang detikTravel rasakan ketika bersafari ke Taman Safari Prigen beberapa pekan lalu.

Ketika lewat di kawasan zona satwa herbivora, detikTravel sempat memerhatikan banyak pohon-pohon pinus yang diberikan pagar kawat berwarna silver. Kira-kira fungsinya buat apa ya?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Oh itu dipagari untuk keamanan satwa. Kadang-kadang, satwa kita ada yang suka iseng nyeruduk-nyeruduk pohon sampai pohonya tumbang. Makanya kita pagari, buat melindungi satwa juga," ujar Victor Bayu, pemandu yang menemani detikTravel bersafarai.


Pohon pinus yang berkawat (Wahyu/detikTravel)

Menurut Victor, perilaku tersebut cukup normal di alam. Bahkan, satwa-satwa sepeti bison atau rusa, terutama yang jantan sering beradu tanduk antar sesamanya guna memerebutkan kekuasaan di wilayah mereka.

Terkadang bila tidak menemukan lawan, satwa-satwa bertanduk ini sering menyeruduk pohon sendiri sampai tanduknya patah, atau bahkan sampai pohonnya tumbang. Untuk itu diperlukan pengaman agar pohon-pohon yang sudah ditanam ini tidak diseruduki satwa-satwa tersebut.


Pohon dikawati untuk melindungi satwa juga (Wahyu/detikTravel)

"Sebagai tindak preventif saja, buat melindungi satwa juga kok," jelas Victor.

Traveler yang penasaran bisa membuktikan sendiri dengan memerhatikan secara seksama kalau pohon-pohon di Taman Safari ternyata 'disarungi' oleh kawat pelindung. Bertambah lagi satu pengetahuan baru yang menjawab rasa penasaran selama ini.


Sekawanan rusa dan pohon pinus berkawat (Wahyu/detikTravel)

(wsw/shf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads