Traveler penyuka olahraga ekstrem wajib rasanya ke Banyuwangi untuk menjajal arung jeram Glenmore. Ini destinasi wisata baru yang akan memompa adrenalin sampai maksimal!
Jangan mengaku petualang jika tidak mencoba wisata baru di Banyuwangi, yakni arung jeram Glenmore. Sebelumnya wisata arung jeram (rafting) di Banyuwangi hanya dikenal di Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi saja. Namun baru-baru ini, dibuka lokasi baru rafting yang lebih extreme. Destinasi wisata baru ini, berdekatan dengan Wisata Waduk Sidodadi, Kecamatan Glenmore.
Derasnya air Sungai Kalibaru Banyuwangi yang merupakan pertemuan aliran sungai dari kaki Gunung Raung dan Gunung Kumitir, dimanfaatkan oleh sekelompok pemuda yang membentuk provider rafting, G_raft. Mereka menyuguhkan medan menantang untuk diarungi traveler yang suka dengan olahraga air arung jeram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serunya arung jeram di Sungai Kalibaru, Glenmore, Banyuwangi (Ardian/detikTravel)
Dari 25 jeram yang ada, ada titik-titik menantang yang akan mengocok adrenalin. Titik itu yakni Jeram Mulia, Dam Wilis, dan Jeram Handoko. Dipastikan bagi siapa pun yang mencoba rute ini tidak akan melupakan tantangan tiga black spot ini.
βAmazing. Medannya lebih menantang dan aliran airnya deras. Kalau tak punya nyali mending minggir saja,β ujar Shandy, salah satu wisatawan kepada detikcom, Minggu (31/7/2016).
Arung jeram Glenmore juga menyuguhkan pemandangan perkebunan dan perbukitan yang asri dan rindang. Sungai Kalibaru membelah beberapa perkebunan milik pemerintah dan swasta. Yakni Perkebunan Kalirejo, PTPN XII Jolondoro, PTPN XI dan perkebunan Glen Falloch.
βKita menawarkan dua paket semuanya extreme tapi aman bagi wisatawan. Ada 5 kilometer yang ditempuh sekitar 2 jam. Ada juga yang 7 kilometer. Untuk paket yang 5 kilometer kita patok Rp. 187 ribu per pax,β kata Alfan Impriadi, Koordinator Operasional G-Raft saat berbincang dengan detikcom di lokasi.
Menguji nyali dengan berarung jeram ria (Ardian/detikTravel)
Untuk safety, jangan khawatir. Skipper atau guide di arung jeram Glenmore sudah memiliki lisensi. Mereka akan mengawal wisatawan dalam mengarungi sungai Kalibaru yang extreme ini. βKita ingin mengawal wisatawan dengan aman dan setiap pengarungan harus zero accident,β pungkasnya.
Sementara itu, menurut Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, olahraga yang memacu adrenalin ini menawarkan hal baru bagi para wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi. Destinasi wisata alam yang menyajikan petualangan di Banyuwangi semakin banyak, dan wahana baru rafting di Sungai Kalibaru ini semakin melengkapi destinasi wisata alam lainnya yang sudah ada
βIni menjadikan banyak pilihan destinasi wisata di Banyuwangi. Yang mau extreme ya silakan di sini. Aman bagi wisatawan. Pokoknya tidak akan membosankan,β ujar Anas.
Hal senada diungkapkan Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Jawa Timur, Totok Noerdianto. Menurutnya, Sungai yang masuk kategori grade 3 ini fun. Dari segi safety-nya cukup karena dikawal oleh sikpper handal dan berpengalaman. βMenariknya masyarakat sekitar juga bisa diajak berpartisipasi untuk aware dan menjaga kebersihan sungai,β tutur Totok.
Traveler wajib coba arung jeram di Banyuwangi (Ardian/detikTravel)
(rdy/rdy)











































Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar
Naik Tiga Tingkat! Indonesia Kini di Posisi ke-2 Destinasi Ramah Muslim