Taman Kencana di daerah Sempur sering luput dari perhatian wisatawan. Mereka hanya datang ke berbagai destinasi wisata kuliner yang tersebar di kawasan sekitarnya mulai dari macaroni panggang, apple pie, pizza bakar sampai masakan sop buah dan sop buntut.
Namun, bukan itu yang dilakukan warga Bogor. Mereka memilih menikmati taman yang asyik dengan suasana, kuliner dan berbagai kegiatan komunitas. Waktu yang paling cocok untuk datang ke sana adalah Minggu pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anak-anak belajar karate (Fitraya/detikTravel) |
Taman ini tidak besar, hanya seukuran lapangan sepakbola, namun cukup tertata. Banyak warga beraktivitas seperti orang-orang belajar karate, bocah-bocah bermain bola dan tempat finish dari orang-orang yang jogging dari arah Jl Salak, Jl Pangrango atau Jl Ciremai.
Berbagai lapak kuliner berjejer rapi di dua ujung taman. Yang khas Bogor adalah laksa dan soto kuning, sisanya adalah lapak kuliner khas makanan pagi hari seperti bubur ayam dan lontong sayur. Mau makan di trotoar bisa, di taman juga bisa. Tapi jangan menyampah ya!
Menikmati kuliner di Taman Kencana (Fitraya/detikTravel) |
Agak siang sedikit, datanglah aneka komunitas yang unjuk gigi di Taman Kencana. Beberapa adalah komunitas penyayang hewan seperti sugar glider atau bahkan berang-berang.
Tapi siap-siap saja dengan aneka kejutan, karena kita tidak tahu bakal ada event apa di Taman Kencana. Tiba-tiba saja datang para finalis Mojang dan Jajaka Bogor berparade gagah dan lenggak-lenggok cantik mengelilingi taman.
Taman Kencana adalah destinasi liburan ke Bogor yang simpel untuk akhir pekan mendatang. Namun ada banyak cerita di sini. Ini adalah tempat yang sempurna untuk menikmati pagi di Kota Hujan, sebelum ikutan dalam hiruk pikuknya.
Parade Mojang dan Jajaka Bogor (Fitraya/detikTravel) |
(fay/fay)












































Anak-anak belajar karate (Fitraya/detikTravel)
Menikmati kuliner di Taman Kencana (Fitraya/detikTravel)
Parade Mojang dan Jajaka Bogor (Fitraya/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah